Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sindir UU Ciptaker, Fahri Hamzah: yang Datang Bukan Investor Tapi Kucing Garong

Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyindir bahwa UU Cipta Kerja belum tentu mendatangkan investor ke Indonesia.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 06 Oktober 2020  |  09:42 WIB
Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah - ANTARA/Aprillio Akbar
Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - DPR RI telah mengesahkan Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang. Pengesahan ini dimajukan menjadi Senin (5/10/2020) yang sedianya dilakukan pada Kamis (8/10/2020).

UU Ciptaker diklaim dapat mempermudah masyarakat mendapatkan pekerjaan dan mendatangkan investor. Namun, UU ini menuai perlawanan dari banyak elemen masyarakat.

Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah angkat bicara di akun twitter mengenai pengesahan regulasi tersebut. Dia menyindir bahwa UU Ciptaker belum tentu mendatangkan investor.

Pasalnya, kata dia, investor yang benar adalah yang peduli dengan HAM dan lingkungan. Diketahui, UU Ciptaker banyak ditolak masyarakat dan buruh lantaran dianggap tidak berpihak pada pekerja dan lingkungan.

"Ane gak yakin investor datang... investor yang bener itu yang komit dengan HAM dan lingkungan," kata Fahri lewat akun twitter-nya @Fahrihamzah, Selasa (6/10/2020).

Menurutnya, bilamana UU tersebut justru melanggar HAM dan merusak lingkungan, yang datang bukanlah investor, melainkan kucing garong.

"Kalau UU mau bikin pelanggaran HAM dan rusak lingkungan mah yang datang bukan investor tapi yang datang KUCING GARONG," cuit Fahri.

Sebelumnya, sebanyak tujuh fraksi menyetujui agar Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi UU, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Gerindra, Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sementara itu, dua fraksi lainnya Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak RUU tersebut. Bahkan, Fraksi Partai Demokrat memutuskan walk out dari ruang sidang paripurna.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fahri hamzah Omnibus Law cipta kerja
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top