Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pinangki Minta Maaf ke Hatta Ali dan ST. Burhanuddin, Ini Respons Kejagung

JPU tetap akan menghormati pembacaan eksepsi atau nota keberatan yang dibacakan terdakwa Pinangki Sirna Malasari di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 30 September 2020  |  20:48 WIB
Terdakwa kasus suap pengurusan pengajuan fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk membebaskan Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari (tengah) mengikuti persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2020). - Antara/Muhammad Adimaja
Terdakwa kasus suap pengurusan pengajuan fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk membebaskan Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari (tengah) mengikuti persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2020). - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung belum bisa menerima permintaan maaf dari terdakwa oknum Jaksa Pinangki Sirna Malasari terkait munculnya nama Jaksa Agung ST Burhanuddin, selain nama eks-Ketua MA Hatta Ali dalam perkaranya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengungkapkan surat itu ditujukan kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin dan mantan Ketua MA Hatta Ali. Oleh sebab itu, ujar Hari, yang bisa memberikan jawaban atas permintaan maaf terdakwa Pinangki Sirna Malasari adalah dua orang tersebut.

"Surat yang dibacakan oleh terdakwa tadi itu kan karena sifatnya pribadi ditujukan kepada pejabat itu, tentu yang akan beri jawaban ya atau tidaknya adalah orang-orang di dalam surat itu, apakah nanti akan dijawab pada sidang berikutnya atau tidak," tutur Hari, Rabu (30/9/2020).

Kendati demikian, kata Hari, pihak JPU tetap akan menghormati pembacaan eksepsi atau nota keberatan yang dibacakan terdakwa Pinangki Sirna Malasari di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Menurutnya, jawaban JPU atas eksepsi terdakwa Pinangki Sirna Malasari itu akan disampaikan pada sidang berikutnya.

"Kami tetap hormati, itu hak yang diberikan oleh Undang-Undang terhadap terdakwa. Jawaban dari JPU atas eksepsi itu pekan depan ya," kata Hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hatta ali Kejaksaan Agung ST Burhanuddin Jaksa Pinangki
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top