Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Corona 14 September: Meninggal 118 Orang, DKI dan Jatim Tertinggi

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat penambahan pasien meninggal akibat virus Corona (Covid-19) mencapai 118 orang per 14 September 2020.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 14 September 2020  |  16:13 WIB
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). - Antara/Muhammad Adimaja
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat penambahan pasien meninggal akibat virus Corona (Covid-19) mencapai 118 orang per 14 September 2020.

Alhasil, jumlah kumulatif kasus meninggal dunia akibat wabah ini menembus angka 8.841 orang.

DKI Jakarta dan Jawa Timur tercatat sebagai dua provinsi dengan kasus meninggal tertinggi. Jawa Timur melaporkan 37 kasus meninggal, sedangkan DKI Jakarta mencatatkan kasus meninggal 27 orang.

Provinsi lainnya melaporkan kasus meninggal di bawah 8, bahkan lebih banyak yang nihil kasus meninggal.

Pada Minggu (13/9/2020) pasien meninggal mencapai 73 orang. Jumlah kumulatif kasus meninggal menembus angka 8.723 orang.

Berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Minggu (13/9/2020) Jawa Timur menjadi provinsi dengan penambahan kasus meninggal tertinggi di Indonesia.

Daerah yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa ini melaporkan penambahan 17 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Dengan demikian, total pasien meninggal akibat wabah di provinsi tersebut mencapai 2.763 orang.

Di posisi kedua adalah Riau yaitu 8 orang, sehingga total kasus meninggal di provinsi tersebut mencapai 70 orang.

Kemudian, Jawa Tengah melaporkan penambahan 6 kasus meninggal, Bali 6 kasus, DKI Jakarta 5 kasus, Jawa Barat 5 kasus, Aceh 4 kasus, Sulawesi Selatan 4 kasus, dan Sumatera Barat 3 kasus.

Selanjutnya provinsi Papua melaporkan 3 kasus meninggal, Sumatra Barat 3 kasus, Kalimantan Timur 2 kasus, dan DI Yogyakarta 2 kasus.

Sementara itu untuk jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 30.100 spesimen sehingga secara kumulatif telah diperiksa sebanyak 2.650.104 spesimen di seluruh Indonesia.

Dari ke-30.100 spesimen itu 3.636 diantaranya dinyatakan positif Covid-19. Secara kumulatif total kasus positif di Indonesia mencapai 218.382 orang.

Sebelumnya, Satgas mencatat penambahan pasien meninggal akibat virus Corona (Covid-19) mencapai 106 orang per 12 September 2020. Dengan demikian, total kasus meninggal dunia akibat wabah ini menembus angka 8.650 orang.

Berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19, pada Sabtu Jawa Timur menjadi provinsi dengan penambahan kasus meninggal tertinggi di Indonesia.

Provinsi tersebut melaporkan penambahan 29 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Dengan demikian, total pasien meninggal akibat wabah di provinsi tersebut mencapai 2.746 orang. Angka tersebut merupakan yang tertinggi secara nasional.

Provinsi dengan kasus meninggal tertinggi berikutnya adalah DKI Jakarta yaitu 18 orang, sehingga total kasus meninggal di provinsi tersebut mencapai 1.386 orang.

Kemudian, Jawa Tengah melaporkan penambahan 10 kasus meninggal, Bali 7 kasus, Sumatra Utara 6 kasus, Kalimantan Selatan 5 kasus, dan Kalimantan Timur 5 kasus.

Sementara itu, jumlah spesimen terkait Covid-19 yang telah diperiksa mencapai 38.571 spesimen per hari, sehingga secara kumulatif menjadi 2.620.004 spesimen.

Realisasi tes spesimen harian yang diperiksa ini mencapai target pemerintah yaitu 30.000 spesimen per hari.

Dari jumlah spesimen yang diperiksa, didapatkan penambahan 3.806 kasus konfirmasi positif Covid-19, sehingga totalnya menjadi 214.746 orang.

Adapun, kasus sembuh bertambah 2.241 orang sehingga totalnya menjadi 152.458 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top