Bisnis.com, JAKARTA – Foto Wisma Atlet, Kemayoran Jakarta dengan semua lampu kamar yang menyala sempat menimbulkan kehebohan. Banyak yang berspekulasi bahwa hal itu menunjukkan seluruh kamar di fasilitas tersebut telah dipenuhi oleh pasien Covid-19.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Tim Satgas Penanganan Covid-19 Suryopratomo menyatakan bahwa menyalanya seluruh lampu kamar di Wisma Altet itu bukan berarti kamar-kamar telah dipenuhi oleh pasien Covid-19.
“Wisma Atlet sudah hampir dua tahun tidak dipakai listrik dan airnya, perlu perbaikan. Lampu dinyalakan supaya yakin sudah siap untuk menerima pasien isolasi mandiri,” kata Suryopratomo, Jumat (11/9/2020).
Dia menyatakan bahwa saat ini memang tengah dilakukan persiapan untuk pemanfaatan tower 4 dan 5 di Wisma Atlet yang telah difungsikan sebagai rumah sakit darurat (RSD). Saat ini, baru tower 6 dan 7 yang telah digunakan untuk penanganan pasien Covid-19
“Nyala itu bukan berarti penuh. Jadi, dinyalakan untuk mengetes apakah aliran lsitriknya sudah bisa diandalkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan pembukaan tower 4 dan 5 sebenarnya ditargetkan dapat dilakukan pada 8 September 2020. Namun, hal itu terpaksa ditunda karena menunggu kesiapan listrik dan air.
Baca Juga
Tower 4 dan 5 rencananya akan digunakan untuk pasien Covid-19 yang tidak mampu melakukan isolasi mandiri di tempat tinggalnya. Fasilitas ini juga akan digunakan untuk pasien positif yang bandel dan tidak disiplin melakukan isolasi mandiri.
Dengan rencana pembukaan tower 4 dan 5, maka Jakarta nantinya akan memiliki tambahan 4.500 tempat tidur cadangan untuk pasien Covid-19.