Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Penelantaran Anak, Polisi Proses Laporan Terkait Ayah Atta Halilintar

"Tidak ada penangkapan, proses masih berjalan di unit PPA," kata Kombes Pol Budi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 September 2020  |  10:45 WIB
Atta Halilintar - instagram
Atta Halilintar - instagram

Bisnis.com, JAKARTA  - Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan tengah memproses laporan terkait dugaan penelantaran anak yang menyeret nama ayah Atta Halilintar, Halilintar Anofial Asmid.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono, Senin (31/8/2020) malam, di Jakarta, sebelumnya membantah adanya kabar terkait penangkapan ayah dari Atta Halilintar itu.

"Tidak ada penangkapan, proses masih berjalan di unit PPA," kata Kombes Pol Budi.

Sementara itu, dalam pemberitaan di internet ramai diberitakan bahwa ayah Atta Halilintar dilaporkan oleh Happy Hariadi yang mengaku sebagai mantan istri keduanya.

Dalam informasi yang beredar di internet, Happy Hariadi menikah dengan Halilintar Anofial Asmid pada tanggal 21 April 1998 dan bercerai tanggal 6 Maret 2006.

Happy melalui kuasa hukumnya melayangkan laporan ke Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan Senin (31/8/2020).

"Masih laporan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak (penelataran anak)," ujar Budi.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut apakah laporan tersebut terkait penelantaran anak dari Happy dan Anofial yang bernama Mubarottah, Kombes Pol Budi belum dapat memberikan keterangan lebih.

"Sementara itu dulu yang bisa disampaikan," kata Budi.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perlindungan anak anak terlantar Atta Halilintar

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top