Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Astaga, Kebakaran Hutan di California Ada 360 Titik Api

Musim panas dan tingkat curah hujan yang rendah menjadi kendala pemerintah California untuk memadamkan titik api.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  03:26 WIB
Sebanyak 360 titik api di California terpantau melalui Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). - ilustrasi
Sebanyak 360 titik api di California terpantau melalui Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - California sedang menghadapi permasalahan kebakaran hutan dengan lebih dari 360 titik api di seluruh negara bagian.

Banyaknya titik api tersebut juga terpantau dari luar angkasa, sebagaimana astronot NASA Chris Cassidy membagikan gambar asap besar di atas California dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

"Terima kasih kepada semua petugas pemadam kebakaran dan tim darurat yang bekerja sepanjang waktu untuk mengatasi kebakaran ini," cuit Cassidy melalui unggahan di akun Twitter-nya. "Pikiran dan doa untuk semua orang di daerah yang terkena dampak."

New York Times juga sempat melaporkan bahwa musim kebakaran yang sulit di California adalah hasil dari badai petir yang tidak biasa dan terjadi selama gelombang panas tertinggi.

Selain itu, California sangat bergantung pada narapidana untuk menjadi staf petugas pemadam kebakarannya, yang penjaranya telah dilanda pandemi virus corona yang sangat parah.

Negara bagian itu mengetahui, bahkan sebelum gelombang panas yang terjadi, bahwa ini akan menjadi musim kebakaran yang sulit. Menurut ramalan dari CALFIRE , lembaga pemadam kebakaran negara, tingkat curah hujan yang rendah menyebabkan risiko tinggi di California utara, khususnya pada bulan Agustus dan September, dan risiko kebakaran di bagian selatan negara itu.

Astronot NASA terbiasa memantau bencana di Bumi dari rumah sementara mereka di luar angkasa. Awal bulan ini, Cassidy juga membagikan foto Beirut, Lebanon, yang mengalami ledakan dahsyat. Cassidy tiba di stasiun luar angkasa pada bulan April dengan dua kosmonot Rusia, dan ketiganya akan tetap berada di orbit hingga Oktober.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

california kebakaran hutan titik api Karhutla

Sumber : Tempo.co

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top