Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lagi, Cuitan Trump Kena ‘Hukuman’ dari Twitter

Seakan tak pernah kapok, cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali kena hukuman dari Twitter.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  02:30 WIB
 Presiden AS Donald Trump berbicara selama acara di Fincantieri Marinette Marine di Wisconsin, Amerika Serikat pada Kamis (25/6/2020). (Thomas Werner - Bloomberg)\n
Presiden AS Donald Trump berbicara selama acara di Fincantieri Marinette Marine di Wisconsin, Amerika Serikat pada Kamis (25/6/2020). (Thomas Werner - Bloomberg)\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di akun Twitter miliknya kembali mendapatkan sorotan dari Twitter.

Dikutip dari Bloomberg, Senin (24/8/2020), pernyataan Trump melalui akunnya @realDonaldTrump mengenai kotak pengiriman surat ditandai oleh Twitter sebagai hal yang melanggar kebijakan integritas sipil dan pemilihan umum.

Akibatnya, cuitan Trump tidak bisa mendapatkan like, balasan, atau retweet dari para pengikutnya.

Namun, dengan pertimbangan bahwa pernyataan Trump tersebut mungkin bisa menjadi informasi bagi sebagian orang maka Twitter tetap memperlihatkan unggahan Trump itu.

“Jadi sekarang Demokrat menggunakan kotak pengiriman surat, yang merupakan bencana bagi keamanan pemilih. Dari sekian banyak hal, mereka membuat orang-orang bisa memilih beberapa kali. Juga, siapa yang mengontrol mereka, apakah itu akan ditempatkan di wilayah Republik atau Demokrat. Mereka [kotak surat] tidak steril oleh Covid-19. Penipuan massal,” tekannya dalam akun Twitternya.

Sementara itu, Twitter menyatakan cuitan Trump itu merupakan klaim kesehatan yang sesat sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi masyarakat untuk tidak berpartisipasi dalam pemilihan umum.

Pada awal Agustus 2020, Twitter dan Facebook memblokir video yang diunggah oleh akun yang berkaitan dengan Trump. Video tersebut diblokir karena melanggar kebijakan mengenai misinformasi virus Corona.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

twitter pilpres amerika Donald Trump

Sumber : Bloomberg

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top