Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

4 Kawasan Siaga Bencana Kulonprogo Diresmikan Mensos

Kementerian Sosial menetapkan Kawasan Siaga Bencana (KwSB) di Kulonprogo tepatnya di Temon, Galur, Panjatan dan Karangwuni karena memang kawasan tersebut termasuk rawan.
Sunartono
Sunartono - Bisnis.com 20 Agustus 2020  |  12:15 WIB
Mensos Juliari P. Batubara saat menyaksikan simulasi dalam penetapan Kawasan Siaga Bencana di Kulonprogo, Rabu (19/8/2020).  - Ist/Kemensos.
Mensos Juliari P. Batubara saat menyaksikan simulasi dalam penetapan Kawasan Siaga Bencana di Kulonprogo, Rabu (19/8/2020). - Ist/Kemensos.

Bisnis.com, KULONPROGO- Kementerian Sosial menetapkan Kawasan Siaga Bencana (KwSB) di Kulonprogo tepatnya di Temon, Galur, Panjatan dan Karangwuni karena memang kawasan tersebut termasuk rawan.

Menteri Sosial Juliari P Batubara mengungkapkan kawasan siaga bencana diharapkan dapat mengantisipasi dan mengurangi risiko. Karena sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa kesiapsiagaan harus ditingkatkan di daerah rawan.

"Dipilihnya Kulonprogo sebagai daerah KwSB karena memang rawan bencana. Kami mencanangkan 471 Kawasan Siaga Bencana se-Indonesia termasuk di Kulonprogo" kata Juliari, Kamis (20/8/2020).

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Pepen Nazaruddin mengatakan KSB fokus memberikan edukasi ke masyarakat. Sekaligus memfasilitasi penyusunan Standar Pelayanan Minimal bidang Penanggulangan Bencana yang mengatur pembagian tugas dan kewenangan antara pusat dan daerah dalam penanggulangan bencana. Sehingga kawasan yang ditunjuk diberi sarana dan prasarana bagi pengungsi jika terjadi bencana.

"Salah satunya fasilitas tenda berjendela yang dapat dengan cepat dipasang di lokasi bencana. Tenda ini bisa disekat sehingga jika ada satu keluarga yang mengungsi dapat dikumpulkan menjadi satu. Sertaa bisa diperuntukan khusus bagi pengungsi yang sakit," ujarnya.

Fasilitas lain adalah motor dapur lapangan yang dapat mengantarkan makanan kepada pengungsi yang tidak dapat dijangkau mobil dapur umum. "Sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa penanganan pangungsi jika terjadi bencana harus maksimal dan jangan sampai mereka kelaparan," kata Juliari.

Kemensos memberikan bantuan kepada  Kulonprogo dan Pemda DIY total Rp1,6 miliar yang terdiri dari bantuan logistik untuk empat lumbung sosial KSB masing-masing sebesar Rp160 juta, truk serbaguna senilai Rp445 juta, motor dapur umum Rp55 juta. Sedangkan bantuan logistik untuk Pemda DIY senilai Rp460 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kulon progo bencana alam kemensos
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top