Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Israel dan UEA Berdamai, Aneksasi Tepi Barat-Palestina Janji Dihentikan

Pemulihan hubungan tersebut merupakan hasil pembicaraan antara Donald Trump, Benjamin Netanyahu dan Sheik Mohamed Bin Zayed.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  00:15 WIB
Bendera Palestina dipasang berderet di Lembah Yordania, Tepi Barat. - Bloomberg/Kobi Wolf
Bendera Palestina dipasang berderet di Lembah Yordania, Tepi Barat. - Bloomberg/Kobi Wolf

Bisnis.com, JAKARTA - Israel akhirnya mencapai kesepakatan dengan Uni Emirat Arab untuk memulihkan hubungan kedua negara. Normalisasi hubungan keduanya itu tercapai, Kamis (13/8/2020), dengan difasilitasi oleh Amerika Serikat.

Pemulihan hubungan tersebut tertuang dalam pernyataan bersama yang merupakan hasil pembicaraan antara Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Putera Mahkota Abu Dhabi Sheik Mohamed Bin Zayed.

"Pernyataan bersama Amerika Serikat, Israel dan Uni Emirat Arab," demikian unggahan Donald Trump di akun Twitter @realDonaldTrump yang menautkan foto dokumen pernyataan bersama tersebut.

Salah satu poin dalam kesepakatan bersama itu adalah Israel juga setuju untuk menangguhkan upaya aneksasi dan mendeklarasikan kedaulatan atas bagian Tepi Barat, Palestina.

Hal itu diakui Mohamed Bin Zayed melalui akun Twitter resminya, @MohamedBinZayed, Kamis (13/8/2020) malam WIB.

"Selama panggilan dengan Presiden Trump dan Perdana Menteri Netanyahu, kesepakatan dicapai untuk menghentikan aneksasi Israel lebih lanjut atas wilayah Palestina," demikian cuitannya.

Di samping itu, dia mengatakan bahwa dalam kesepakatan bersama itu UEA dan Israel juga setuju untuk bekerjasama dan menetapkan peta jalan menuju pembentukan hubungan bilateral.

Sementara itu, Donald Trump lebih lanjut menilai bahwa kesepakatan itu akan menjadi sejarah baru bagi perdamaian dunia.

"Terobosan besar hari ini! Perjanjian Perdamaian Bersejarah antara dua teman HEBAT kita, Israel dan Uni Emirat Arab!" demikian cuitannnya lagi.

Adapun dengan kesepakatan itu, seperti dilansir Bloomberg, UEA akan bergabung dengan Mesir dan Yordania dan menjadi satu-satunya negara Arab yang berhubungan normal sepenuhnya dengan Israel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat palestina israel uea
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top