Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Alert! RS Rujukan untuk Penyakit Berat Covid-19 di Jakarta-Depok Tiris

Rumah sakit di Jakarta-Depok sedang kewalahan dan menolak puluhan pasien virus Corona (Covid-19), karena terbatasnya fasilitas kesehatan dan ruangan.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  21:34 WIB
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan di Jakarta Timur. Foto: Google Maps April 2019
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan di Jakarta Timur. Foto: Google Maps April 2019

Bisnis.com, JAKARTA - Peningkatan kasus virus corona (Covid-19) menimbulkan tantangan baru di Indonesia yakni sulitnya mencari rumah sakit rujukan pasien.

Pada Kamis (13/8/2020), jumlah pasien Corona di Indonesia bertambah 2.098 kasus menjadi 132.816 kasus pasien positif Covid-19. Dari angka tersebut, hanya 39.290 pasien atau 29,58 persen yang dirawat.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam mengungkapkan dalam dua hari terakhir, sangat sulit untuk menemukan rumah sakit bagi pasien berat yang terinfeksi Covid-19. Kesulitan ini menjadi pekerjaan rumah berat untuk menekan angka kematian akibat virus corona.

"Satu dua hari ini  sudah susah cari tempat utk pasien berat Covid-19 di RS Rujukan Di Jakarta-Depok," tulis Ari dalam Twitternya, Kamis (13/8/2020).

Jumlah tempat tidur yang terbatas menjadi alasan rumah sakit untuk menolak pasien Covid-19. Pemberitaan sebelumnya, Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Persahabatan Erlina Burhan menuturkan bahwa pihaknya terpaksa menolak puluhan pasien rujukan dari sejumlah rumah sakit lantaran tempat tidur sudah penuh.

“Kita lagi full ini dan banyak rujukan yang kita tolak karena enggak ada tempat, ada beberapa hampir 50 sampai 70 pasien antreannya,” kata Erlina melalui sambungan telepon kepada Bisnis, Rabu (13/8/2020).

Erlina mengungkapkan bahwa RS Persahabatan harus menunggu pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh untuk dapat tempat tidur kosong. Dengan begitu pasien rujukan yang mengantre bisa mendapat tempat tidur.

“Paling kita bisa masuk beberapa [pasien], masih menunggu pasien pulang sehingga pasien baru bisa masuk esok harinya,” tuturnya.

rumah sakit rujukan covid penuh, rumah sakit corona penuh, bahaya

Sebagai informasi, Rumah Sakit Persahabatan memiliki kapasitas tempat tidur sebanyak kurang lebih 180. Sempat tercatat ada 50 hingga 70 pasien yang antre dan ditolak karena semua tempat tidur terisi penuh.

Penanganan Covid-19 di Jakarta kini sedang 'tersengal-sengal' mengingat terbatasnya jumlah rumah sakit, tempat tidur, dan jumlah pasien terus bertambah dari hari ke hari.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti membeberkan kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit DKI Jakarta sedang dalam kondisi kritis.

“Saat ini kita sedang dalam kondisi yang kritis karena harian kapasitas tempat tidur yang terpakai lebih dari 50 persen, tentu kita harus waspada,” kata Widyastuti saat memberi keterangan dalam sebuah webinar pada Kamis (6/8/2020).

Jika tidak ditambahkan, menurut dia, ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di wilayah DKI Jakarta bakal jebol atau overkapasitas.

“Kalau tidak ditambahkan kapasitas tempat tidurnya sementara testing kita harian 5.000 spesimen yang kita lakukan secara gratis kemudian ditambahkan kolaborasi dengan laboratorium swasta tentu akan jebol karena tidak cukup,” ujar Widyastuti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta rumah sakit depok Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top