Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jumlah Penduduk Laki-Laki Masih Lebih Banyak daripada Perempuan

Jumlah penduduk Laki-Laki yang lebih banyak itu tampak dalam data kependudukan semester I/2020 Kemendagri atau berlanjut sejak semester I/2014.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  15:55 WIB
Petugas memperlihatkan KTP (Kartu Tanda Penduduk) Elektronik yang baru dicetak di Kantor Disdukcapil Kota Serang, Banten, Rabu (4/3/2020). ANTARA FOTO - Asep Fathulrahman
Petugas memperlihatkan KTP (Kartu Tanda Penduduk) Elektronik yang baru dicetak di Kantor Disdukcapil Kota Serang, Banten, Rabu (4/3/2020). ANTARA FOTO - Asep Fathulrahman

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri merilis data kependudukan semester I/2020. Hasilnya jumlah laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan perempuan.

Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil setiap tahunnya menerbitkan sebanyak dua kali data kependudukan nasional.

Berdasarkan ata kependudukan yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri per tanggal 30 Juni sebesar 268.583.016 jiwa.

Jumlah itu terdiri 135.821.768 penduduk laki-laki atau naik sebesar 0,71 persen dibanding tahun lalu, dan 132.761.248 penduduk perempuan atau naik 0,82 persen dibanding tahun lalu.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan bahwa bahwa data kependudukan tersebut dapat digunakan sebagai basis data bagi perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi, penegakan hukum dan pencegahan kriminal.

Dari Semester I/2014 sampai dengan semester I/2020 diketahui jumlah penduduk laki-laki lebih besar dibandingkan dengan jumlah penduduk perempuan.

“Namun berdasarkan jenis kelamin, persentase kenaikan per tahun penduduk perempuan lebih besar daripada kenaikan jumlah laki-laki. Kenaikan jumlah penduduk rata-rata per tahun sebesar 0,88 persen,” jelas Zudan Arif Fakrulloh Dirjen Dukcapil melalui keterangan resminya, Rabu (12/8/2020).

Adapun provinsi yang memiliki jumlah penduduk paling sedikit adalah Provinsi Kalimantan Utara dengan 663.696 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk yang paling banyak adalah Provinsi Jawa Barat, yakni 46.092.205 jiwa.

Untuk tingkat kabupaten kota yang memiliki jumlah penduduk paling sedikit adalah Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara dengan jumlah 24.243 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk yang paling banyak adalah Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan jumlah 4.790.247 jiwa.

Dari 34 provinsi, terdapat 4 provinsi yang memiliki jumlah penduduk perempuan lebih banyak daripada laki-laki, yaitu Provinsi DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

Sementara itu, dari 514 kabupaten kota terdapat 96 daerah yang memilliki jumlah penduduk perempuan lebih banyak daripada laki-laki.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendagri kependudukan
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top