Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Malam Ini NASA Meluncurkan Misi ke Mars, Begini Cara Menyaksikannya

NASA membuat kampanye #CountdownToMars! yang bertujuan untuk menghitung mundur pelucuncuran rover Perseverance ke Mars.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  18:17 WIB
Planet Mars - telegraph.co.uk
Planet Mars - telegraph.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Antarika Amerika (NASA) akan meluncurkan misi ke Mars malam ini. Misi yang akan membawa rover Perseverance ke planet Mars ini dijadwalkan bakal meluncur 30 Juli 2020 pukul 07.50 pagi waktu setempat atau pukul 18:50 WIB.

NASA akan menerbangkan roket bernama ULA (United Alliance Launch) Atlas V dari Space Launch Complex 41 di Cape Canaveral Air Force Station, Florida, Amerika Serikat.

Sementara itu, NASA membuat kampanye #CountdownToMars! yang bertujuan untuk menghitung mundur pelucuncuran rover Perseverance. NASA mengajak warga dunia berpartisipasi dengan cara melakukan registrasi secara gratis di https://www.eventbrite.com/e/mars-2020-perseverance-online-launch-participation-registration-109297596052.

Sebelumnya, Uni Emirat Arab (UEA) dan China sudah lebih dulu pergi ke planet merah itu. Rover milik NASA diketahui butuh enam bulan untuk mencapai Mars dengan jarak tempuh 300 juta mil.

Perseverance atau yang disapa Percy akan membawa banyak peralatan baru untuk mengumpulkan material Planet Mars. Rencananya Percy akan mendarat di Jezero Crater, sebuah kawah yang diyakini pernah menampung air di planet merah tersebut pada tujuh bulan yang akan datang.

Setelah sampai di permukaan Mars, rover akan mencari bukti kehidupan mikroskopis masa lalu di sebuah danau kuno yang berada di Kawah Jezero.

Melansir dari berbagai sumber, misi NASA ke Mars ini menghabiskan biaya sebesar US$8 miliar atau sekitar Rp117,63 triliun dengan kurs Rp14.703.

Apabila misi ini berhasil, NASA telah menyiapkan dua misi ISS berdurasi enam bulan yang akan terbang di bulan September dan satu lagi pada tahun 2021. Misi ini akan berkolaborasi dengan Jepang, Uni Eropa, dan Rusia.

Namun, jika NASA gagal meluncurkan Percy tepat waktu, maka mereka harus menunggu hingga 2022 untuk melakukan peluncuran kembali. Pasalnya posisi Bumi, Mars, dan Matahari harus saling sejajar untuk menjalankan misi ini.

Selain misi ke Mars, NASA juga menargetkan bisa mendaratkan kembali manusia di Bulan pada tahun 2028 yang dikenal dengan misi Artemis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasa mars
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top