Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anggota DPR Ini Usul Gaji PNS Dibayar Pakai Emas

Legislator dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) tersebut menegaskan, pembayaran gaji dengan menggunakan emas ini bisa dikerjasamakan dengan PT Pegadaian sebagai salah satu lembaga keuangan milik pemerintah dalam hal ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  22:07 WIB
Rapsel Ali
Rapsel Ali

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR-RI, Muhammad Rapsel Ali mengusulkan untuk membayarkan tunjangan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam bentuk emas. Menurutnya, ini bisa jadi program nasional.

Legislator dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) tersebut menegaskan, pembayaran gaji dengan menggunakan emas ini bisa dikerjasamakan dengan PT Pegadaian sebagai salah satu lembaga keuangan milik pemerintah dalam hal ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Seperti diketahui, Pegadaian fokus bisnisnya pada awalnya adalah gadai emas.

Dia mengatakan, pembayaran gaji PNS dengan emas ini cukup 30 persen.

“Saya mengharap kepada pemerintah agar dalam membayarkan gaji PNS itu gajinya 30 persennya itu dalam bentuk emas melalui Pegadaian. Bisa dalam bentuk tabungan emas pegadaian,” jelas Rapsel di sela-sela
penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Pegadaian, Pemkab Takalar dan Universitas Fajar dikutip dari siaran persnya.

Selain PNS, terobosan ini, juga bisa diterapkan di lembaga lain. Termasuk kepada pegawai-pegawai dalam lingkup Kementerian BUMN.

“Begitu juga dengan Kementerian BUMN bisa seperti itu, membayar gaji pegawainya melalui pembayaran emas 30 persen. Jadi, ini merupakan program nasional,” ujar menantu Wakil Presiden RI, Makruf Amin tersebut.

Dia menegaskan, ada banyak keuntungan dari pembayaran gaji dengan menggunakan emas. Yang pertama adalah untuk investasi PNS atau pegawai lainnya.

Menurutnya, investasi emas sejak dulu menjadi yang paling populer di Indonesia. Dan ketika gaji dibayar dengan emas, secara tidak langsung masyarakat akan berinvestasi. Itu kata dia bisa menjadi dana darurat sebab harga emas cenderung stabil dan bahkan terus naik.

“Nilai emas cenderung stabil dibandingkan instrumen investasi yang lainnya. Menyimpan emas juga jelas sangat berguna saat kondisi tidak pasti bahkan untuk jangka panjang, emas bisa menjadi dana darurat. Pergerakan harga emas juga bisa dipantau kapan saja dan risikonya minim,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas dpr
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top