Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Corona Global: 15,6 Juta Kasus di Seluruh Dunia, Trump Batalkan Konvensi Republik

Jumlah kasus infeksi virus Corona (Covid-19) telah menembus 15,6 juta orang di seluruh dunia. Sekitar separuh dari jumlah ini 'disumbang' oleh Amerika Serikat, Brasil, dan India.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 24 Juli 2020  |  07:08 WIB
Kerabat korban Covid-19 berkabung dalam pemakaman massal korban virus corona di Manaus, Brasil pada 19 Mei. -  Andre Coelho/Bloomberg via Getty Images Amerika Selatan
Kerabat korban Covid-19 berkabung dalam pemakaman massal korban virus corona di Manaus, Brasil pada 19 Mei. - Andre Coelho/Bloomberg via Getty Images Amerika Selatan

Bisnis.com, JAKARTA – Jumlah kasus infeksi virus Corona (Covid-19) telah menembus 15,6 juta orang di seluruh dunia. Sekitar separuh dari jumlah ini 'disumbang' oleh Amerika Serikat, Brasil, dan India.

Dikutip dari www.worldometers.info, jumlah kasus Covid-19 global mencapai total 15.636.988 hingga Kamis (23/7/2020) malam waktu GMT atau Jumat (24/7/2020) pukul 6.31 pagi WIB.

Sebanyak 9.527.346 orang di antara jumlah tersebut dinyatakan berhasil sembuh, 635.562 pasien meninggal dunia, dan 5.474.080 pasien masih terinfeksi.

Kontribusi terbesar banyaknya kasus infeksi tetap dipegang AS yang mencatat 4.166.607 atau mengalami penambahan sebanyak 65.732 kasus baru. Sebanyak 147.264 di antara total jumlah kasus tercatat meninggal dunia dan 1.978.083 sembuh.

Dalam enam pekan terakhir jumlah kasus infeksi di AS telah mencapai dua kali lipat setelah menembus 2 juta pada 10 Juni, menurut data yang dihimpun Johns Hopkins University dan Bloomberg News.

Presiden Donald Trump memutuskan untuk membatalkan konvensi Partai Republik yang dijadwalkan untuk bulan depan di Jacksonville, Florida, karena wabah Corona terus tumbuh.

“Tidak ada yang lebih penting daripada menjaga keamanan negara kita,” kata Trump di Gedung Putih pada Kamis, dikutip dari Bloomberg. Namun, dia mengatakan beberapa bisnis konvensi masih akan berlangsung di North Carolina.

Keputusan ini diambil ketika dukungan untuk Trump merosot atas responsnya menghadapi pandemi. Florida mencatat 173 kematian baru akibat Covid-19 pada Kamis.

Angka-angka terbaru yang dilaporkan oleh AS semakin mengukuhkan posisi negeri berekonomi terbesar di dunia ini sebagai negara dengan jumlah kasus dan korban jiwa terbanyak di dunia akibat Covid-19.

Di tempat kedua dan ketiga adalah Brasil yang mencatat 2.289.951 kasus dan India dengan 1.288.130 kasus. Secara gabungan, ketiga negara ini berkontribusi atas sekitar 50 persen dari jumlah kasus infeksi Covid-19 global.

Dari sisi jumlah korban jiwa, menyusul Amerika Serikat adalah Brasil dengan 84.207 korban jiwa dan Inggris yang mencatat angka kematian sebanyak 45.554.

Virus ini sendiri telah menyebar ke total 213 negara di dunia. Indonesia berada di posisi 24 dengan 93.657 kasus atau bertambah 1.906 orang. Sebanyak 4.576 pasien di antara jumlah kasus meninggal dunia dan 52.164 orang sembuh.

Hanya dalam waktu kurang dari sepekan, jumlah kasus infeksi di Indonesia melampaui banyaknya kasus di China dan kemudian menyalip Mesir yang kini berada di posisi 25.

Sementara itu, China, negeri asal virus corona jenis baru tersebut, bercokol di posisi 26 dengan 83.729 kasus dan 4.634 orang di antaranya meninggal dunia.

Update Virus Corona 10 Negara Teratas

Negara

Jumlah Kasus Terbanyak

Jumlah Korban Jiwa

Jumlah Pasien Sembuh

Amerika Serikat

4.166.607

147.264

1.978.083

Brasil

2.289.951

84.207

1.570.237

India

1.288.130

30.645

817.593

Rusia

795.038

12.892

580.330

Afrika Selatan

408.052

6.093

236.260

Peru

371.096

17.654

255.945

Meksiko

362.274

41.190

231.403

Chile

338.759

8.838

311.431

Spanyol

317.246

28.429

N/A

Inggris

297.146

45.554

N/A

Sumber: worldometers

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Donald Trump covid-19
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top