Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gugus Tugas Covid-19: Hindari Jabat Tangan, Berbisik dan Bernyanyi!

Saat physical distancing, masyarakat harus menghindari jabat tangan, tos, berbisik kepada teman, serta bernyanyi.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 19 Juli 2020  |  16:44 WIB
Sejak 8 Juni 2020dr Reisa Broto Asmoro tampil mendampingi Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dokter Achmad Yurianto. - BNPB
Sejak 8 Juni 2020dr Reisa Broto Asmoro tampil mendampingi Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dokter Achmad Yurianto. - BNPB

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro meminta masyarakat tetap menghindari jabat tangan.

Dia mengatakan saat physical distancing, masyarakat harus menghindari jabat tangan, tos, berbisik kepada teman, serta bernyanyi.

"Kenapa tidak boleh? Covid-19 ditularkan melalui percikkan air yang berasal dari mulut dan hidung seperti kita berbicara batuk bersin bahkan bernyanyi," katanya, Minggu, (19/7/2020).

Lebih lanjut, berdasarkan imbauan organisasi kesehatan dunia (WHO) dan Kemenkes minimal jarak aman untuk menghindari percikan tersebut adalah satu meter.

Kata dia, orang yang terinfeksi dapat saja terlihat sehat. Namun mampu menularkan virus melalui bersihkan liur batuk atau bersin. Alhasil, physical distancing penting untuk mencegah orang yang terinfeksi melakukan kontak dengan orang yang sehat, dan menularkan Covid-19.

Menjaga jarak aman lanjutnya dapat membatasi penyebaran atau penularan virus. Dalam prakteknya, sambung dia, hal itu juga dapat direalisasikan dengan beberapa hal penting seperti keluar rumah hanya untuk urusan yang penting.

"Seperti untuk membeli kebutuhan pokok atau keadaan darurat atau orang lain dengan lambaian tangan," katanya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.639 orang, sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 86.521 kasus. 

Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh bertambah 2.133 orang, sehingga totalnya menjadi 45.401 orang. Di sisi lain, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 127 orang, menjadi 4.143 orang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top