Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi: Tujuh Investor Asing Dipastikan Relokasi Pabrik ke Indonesia

Presiden Jokowi menyatakan ada tujuh perusahaan asing yang telah memastikan untuk merelokasi pabrik ke Indonesia.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  13:04 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kepada kepala pemerintah daerah untuk berkomunikasi kepada pemerintah pusat seperti Satgas COVID-19 dan Kementerian dalam membuat kebijakan besar terkait penanganan COVID-19, dan ditegaskan kebijakan
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kepada kepala pemerintah daerah untuk berkomunikasi kepada pemerintah pusat seperti Satgas COVID-19 dan Kementerian dalam membuat kebijakan besar terkait penanganan COVID-19, dan ditegaskan kebijakan "lockdown" tidak boleh dilakukan pemerintah daerah. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa tujuh perusahaan asing telah memastikan merelokasi pabrik ke Indonesia. Adapun, salah satu lokasi yang disiapkan adalah Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah.

Ketujuh perusahaan asing itu adalah PT Meiloon Technology Indonesia, PT Sagami Indonesia, PT CDS Asia, PT Kenda Rubber Indonesia, PT Denso Indonesia, PT Panasonic Manufacturing Indonesia, dan PT LG Electronics Indonesia.

“Saya senang hari ini ada tujuh [perusahaan relokasi pabrik ke Indonesia]. Kemudian, ada 17 yang punya komitmen besar sudah masuk ke 60 persen, hampir 100 persen,” kata Presiden saat meninjau Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

Adapun, Meiloon adalah perusahaan asal China. Korporasi ini merelokasi pabrik dari Suzhou, China. Sebelumnya pabrik di Taiwan dan China merupakan pusat produksi untuk pasar global. Rencanana relokasi pabrik ini akan menyerap lebih dari 8.000 tenaga kerja dengan nilai investasi US$90 juta.

Sagami, perusahaan elektronika untuk komponen kendaraan bermotor juga merelokasi pabrik dari Shenzen, China. Perusahaan menilai biaya produksi di Indonesia lebih kompetitif dibandingkan dengan Negeri Tirai Bambu. Sagami akan menyerap lebih dari 6.500 tenaga dengan nilai investasi US$50 juta.

Selanjutnya, perusahaan yang akan merelokasi pabrik ke Indonesia adalah CDS Asia atau Alpan. Perusahaan ini merelokasi pabrik dari Xiamen, China karena Indonesia bebas tarif impor ke Amerika Serikat, sedangkan pengiriman dari China kena tarif 25 persen. Perusahaan ini akan menyerap lebih dari 3.500 tenaga kerja dengan nilai investasi US$14 juta.

Perusahaan keempat adalah Kenda yang akan memperkejarkan lebih dari 3.000 tenaga kerja. Pabrik dengan nilai investasi US$ 150 juta ini relokasi dari Shenzen China, karena peningkatan permintaan pasar di Indonesia.

Denso, perusahaan yang bergerak pada industri suku cadang kendaraan bermotor juga akan merelokasi pabrik dari Jepang ke Batang. Pasalnya. Indonesia dinilai sebagai lokasi terbaik di kawasan Asean. Pabrik ini akan membuka lapangan pekerjaan baru sebanyak lebih dari 1.500 orang dengan nilai investasi US$138 juta.

Perusahaan keenam adalah Panasonic yang memiliki lini bisnis barang elektronik. Seperti kebanyakan perusahaan lainnya, Panasonic merelokasi pabrik dari China karena hendak menjadikan Indonesia sebagai basis ekspor sejumlah produk home appliances. Pabrik Panasonic di Batang akan membuat lapangan pekerjaan baru bagi lebih dari 1.940 orang.

Perusahaan terakhir yang telah berkomitmen adalah LG. Pabrik yang akan memperkerjakan lebih dari 6.010 orang ini merupakan relokasi dari Korea Selatan.
LG memiliki rencana menjadikan Indonesia sebagia hub baru yang menjangkau pasar Asia dan Australia. Nilai investasi yang digelontorkan US$378 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi investor asing relokasi pabrik lapangan kerja
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top