Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bendera PDI-Perjuangan Dibakar, Polda Metro Jaya Periksa Lima Saksi

Kepolisian sudah memproses laporan yang dilayangkan sejumlah kader PDI-Perjuangan ke Polda Metro Jaya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  10:59 WIB
  Sejumlah kader melintasi papan digital dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jakarta, Minggu (12/1/2020). - Antara
Sejumlah kader melintasi papan digital dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jakarta, Minggu (12/1/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya telah memeriksa lebih dari lima orang saksi dalam kasus pembakaran bendera PDI-Perjuangan di depan Gedung DPR beberapa hari lalu.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengemukakan Kepolisian sudah memproses laporan yang dilayangkan sejumlah kader PDI-Perjuangan ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan polisi LP/3.656/6/VI/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ dengan pelapor atas nama Ronny Berty Talapessy dengan dugaan pelanggaran Pasal 160, 170, 156 KUHP.

"Sudah lebih dari lima orang saksi diperiksa," tutur Argo, Senin (29/6/2020).

Dia menjelaskan bahwa beberapa laporan yang sama dan tersebar di beberapa Polres juga akan disatukan dan ditangani Polda Metro Jaya, karena peristiwa tindak pidananya sama.

"Sudah ada beberapa yang melapor ke kantor polisi dan tentunya karena locusnya, nanti jadi satu di Jakarta," katanya.

Sebelumnya, sempat viral di media sosial tentang video aksi pembakaran bendera PDI-Perjuangan saat demo menolak RUU HIP pada 24 Juni 2020. Massa pendemo adalah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis ‘Anak’ NKRI. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip polda metro jaya
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top