Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Corona 28 Mei 2020, Kasus Positif di Jatim dan Kalsel Tertinggi Hari Ini

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan hari ini penambahan kasus positif terbanyak berasal dari Kalimantan Selatan dan Jawa Timur.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  16:35 WIB
Ilustrasi-Dinas Kesehatan Pemkot Solo menggelar rapid test Covid-19 di pasar tradisional dan pasar modern, Jumat (22/5/2020)./JIBI - Solopos/Tro Rahayu
Ilustrasi-Dinas Kesehatan Pemkot Solo menggelar rapid test Covid-19 di pasar tradisional dan pasar modern, Jumat (22/5/2020)./JIBI - Solopos/Tro Rahayu

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi di Indonesia pada hari ini, Kamis (28/5/2020) tercatat mencapai 687. Secara kumulatif, hingga Kamis pukul 12.00 WIB jumlah kasus terkonfirmasi positif mencapai 24.538.

Sementara itu, kasus sembuh hari ini tercatat 183 sehingga secara kumulatif mencapai angka 6.240. Sedangkan kasus kematian tercata 23 sehingga secara kumulatif mencapai 1.496.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan hari ini penambahan kasus positif terbanyak berasal dari Kalimantan Selatan dan Jawa Timur.

"Kalsel kemarin 73, sekarang 116. Jatim paling tinggi 171, ada penurunan dibanding kemarin," ujar  Yuri yang menyampaikan keterangan melalui video conference dari Graha BNPB.

Berdasarkan data yang diperoleh Bisnis.com, hari ini jumlah kasus terkonfirmasi positif naik 116 menjadi 819, kasus sembuh tetap 80, dan kasus meninggal tetap 71.

Sementara pada hari Rabu, angka positif Covid-19 meningkat 73 dibanding hari sebelumnya, kasus sembuh tetap 80, kasus meninggal naik 8 menjadi 71.

Di Jawa Timur, jumlah kasus positif pada hari ini naik 171 menjadi 4.313, kasus sembuh naik 26 menjadi 548, kasus meninggal naik 14 menjasdi 334.

Pada Rabu kasus positif naik 199 dibanding hari sebelumnya sehingga secara kumulatif mencapai 4.142, kasus sembuh naik 16 menjadi 522, kasus meninggal naik 19 menjadi 320.

Yuri menambahkan pada Kamis spesimen yang diperiksa sebanyak 11.495, baik melalui pemeriksaan PCR maupun TCM. Secara akumulasi, jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 289.906.

Adapun jumlah terkonfirmasi positif naik 687 sehingga secara akumulatif menjadi 24.538 orang.

Kenaikan tersebut cukup banyak terjadi di Jatim 170 kasus, Kalsel 116 kasus, DKI 105 kasus (kebanyakan masyarakat yang datang dari luar negeri dan kini dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet), Sulsel 46 kasus, Sumatera Utara 30 kasus.

Sementara provinsi yang tidak ada kasus tambahan adalah Babel, Yogyakarta, Jambi, Kaltara, Lampung, Riau, Sulbar, dan NTT. Provinsi Aceh dan Kaltim bertambah 1 kasus. Sebanyak 412 kabupaten/kota sudah terdampak.

Selain kasus sembuh bertambah 183 menjadi 6.240 orang, tercatat kasus meninggal sebanyak 23 sehingga secara akumulatif menjadi 1.496 orang. 

Sedangkan ODP tercatat 48.749 orang, PDP 13..250 orang. 

Terkait penambahan kasus di beberapa provinsi, Yuri menyebutkan soal dinamika masyarakat yang berbeda di tiap wilayah tersebut. 

"Beberapa provinsi yang kasusnya meningkat seperti Jatim akan kita fokuskan. Kita akan tambah tempat tidur dan 2 unit mobile lab," ujar Yuri.

Yuri menyebutkan gambaran kasus baru menunjukkan  bahwa proses penularan masih terjadi.Karena itu, lanjut Yuri, kita harus mengikuti anjutan pemerintah dan menjalankan kenormalan baru seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Yuri menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan skenario agar kita produktif kembali.

"Sekolah, tempat ibadah dan yang lainnya akan kita buka kembali, tapi kita lihat kondisi per daerah masing-masing, terutama kondisi epidemiologisnya," ujar Yuri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim Kalimantan Selatan Virus Corona Achmad Yurianto
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top