Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bat Woman, Ahli Virus Wuhan: Covid-19 Baru Ujung Gunung Es

Ahli virus asal Wuhan menilai Covid-19 yang tengah mengancam jiwa manusia saat ini masih ujung gunung es yang harus segera direspons penelitian lebih lanjut dengan kerja sama internasional
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  20:03 WIB
Sampel swab yang akan diuji untuk virus corona di sebuah rumah sakit di Wuhan, China, Sabtu (14/3/2020). - Bloomberg
Sampel swab yang akan diuji untuk virus corona di sebuah rumah sakit di Wuhan, China, Sabtu (14/3/2020). - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Ahli virus asal Wuhan Shi Zhengli menilai Covid-19 yang tengah mengancam jiwa manusia saat ini masih ujung gunung es yang harus segera direspons penelitian lebih lanjut dengan kerja sama internasional

Wanita ahli virus, yang dikenal dengan sebutan Bat Woman alias wanita kelelawar lantaran pekerjaannya meneliti virus Corona pada kelelawar ini, mengatakan dalam wawancara dengan televisi pemerintah China bahwa virus yang saat ini terdeteksi adalah ujung gunung es. Untuk itu, kerja sama internasional diperlukan untuk melawan epidemi ini.

Deputi Direktur Institut Virologi Wuhan ini mengatakan penelitian virus membutuhkan transparansi dari ilmuwan dan pemerintah. Dia sangat menyayangkan bahwa sains telah dipolitisasi.

“Jika kita ingin menjauhkan manusia dari penderitaan wabah ke depannya, kita harus lebih jauh mempelajari virus yang dibawa oleh hewan liar dan memberikan peringatan. Kalau tidak ada yang ingin mempelajarinya, mungkin akan ada wabah lainnya,” tutur Shi kepada CGTN dikutip dari Bloomberg, Senin (25/5/2020).

Wawancara ini dilakukan bertepatan dengan Kongres Masyarakat Nasional, sebuah acara tahunan yang diikuti oleh pemimpin di Beijing. Acara tahun ini dilakukan seiring dengan memburuknya hubungan antara China dan AS terkait dengan saling tuduh tentang asal muasal virus antara kedua negara.

Presiden Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Michael Pompeo mengatakan bahwa Covid-29 berasal dari kesalahan yang terjadi di laboratorium di Wuhan.

Namun, China membantah hal tersebut. Shi mengatakan bahwa karakter genetik virus dari hewan yang sedang dia kerjakan tidak cocok dengan Covid-19 yang saat ini menyerang manusia.

Di kanal sosial medianya, dia bahkan bersumpah bahwa pandemi tersebut tidak ada hubungannya dengan laboratoriumnya. Dalam wawancara lain dengan CGTN selama akhir pekan, Direktur Institut Virologi Wuhan Wang Yanyi, mengatakan gagasan bahwa virus yang diinfeksi dari laboratorium murni sebuah rekayasa.

Berikut video lain Bat Woman asal Lab Wuhan ini, seperti diunggah channel Gulf News di Youtube:

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china Virus Corona Wuhan
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top