Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tujuh Provinsi di Indonesia dengan Kasus Covid-19 Paling Sedikit

Sedikitnya tujuh provinsi di Indonesia mencatatkan angka pasien terkonfirmasi Covid-19 di bawah 100 orang. Seluruhnya berada di luar Pulau Jawa dan Kalimantan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 25 Mei 2020  |  12:33 WIB
Coronavirus telah memberi kejutan lebih besar daripada krisis keuangan global 2008.  - REUTERS
Coronavirus telah memberi kejutan lebih besar daripada krisis keuangan global 2008. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA - Sedikitnya tujuh provinsi di Indonesia mencatatkan angka pasien terkonfirmasi Covid-19 di bawah 100 orang. Seluruhnya berada di luar Pulau Jawa dan Kalimantan.

Berdasarkan catatan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kemarin Minggu (24/5/2020), kasus paling minim terjadi di sejumlah empat provinsi di Sumatra yaitu Aceh, Bangka Belitung, Jambi dan Bengkulu. Tiga provinsi lainnya adalah Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo.

Adapun berdasarkan catatan tersebut Provinsi Aceh menjadi daerah dengan kasus konfirmasi Covid-19 paling sedikit yaitu 19 kasus. Kemudian disusul Bangka Belitung 39 kasus serta Gorontalo 58 kasus.

Di posisi selanjutnya yaitu Bengkulu 69 kasus, Nusa Tenggara Timur 79 kasus, Sulawesi Barat 86 kasus serta Jambi mencapai 95 kasus.

Sebelumnya, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa kunci penyelesaian pandemi ini terletak pada kepatuhan masyarakat dengan anjuran pemerintah dan tokoh masyarakat.

Dia secara khusus mengapresiasi Provinsi Aceh yang berhasil menekan angka penyebaran Corona. Bahkan provinsi itu telah menutup akses jalan dari Sumatra Utara ke Serambi Mekkah.

“Kunci penyelesaian masalah ini ada di masyarakat. Pemerintah hanya membuat pedoman. Ketentuan, anjuran dan ini tidak akan ada hasilnya kalau masyarakat tidak patuh. Kalau masyarakatnya patuh pasti akan bagus. Aceh adalah salah satu provinsi yang luar biasa masyarakatnya patuh ,” katanya, Minggu (24/5/2020).

Menurutnya, para tokoh masyarakat seperti tokoh agama, tokoh adat dan tokoh yang lain menjadi kunci keberhasilan dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, sehingga dapat menerapkan apa yang menjadi langkah upaya pencegahan penularan virus corona jenis baru itu.

“Pasti ini peran dari tokoh masyarakat, bukan hanya dari peran pemerintah. Tapi tokoh masyarakat memegang peran kunci. Karena saya paham betul masyarakat Aceh itu masyarakat yang masih sangat patuh kepada tokoh-tokoh masyarakat,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

provinsi covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top