Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rasio Pasien Sembuh Covid-19 di Jawa Tengah Terus Meningkat

Jika dihitung dari rata-rata penambahan kasus dari satu minggu kebelakang, kasus positif di Jawa Tengah berpotensi menembus level 1.000 besok, Selasa (12/5/2020).
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 11 Mei 2020  |  22:35 WIB
Sejumlah pedagang menunggu pembeli di Pasar Bandung Kimpling, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (2/5 - 2020). Pemerintah Kota Tegal menata para pedagang di lima pasar dengan menerapkan jaga jarak 1 meter antarpedagang sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid/19. /ANTARA
Sejumlah pedagang menunggu pembeli di Pasar Bandung Kimpling, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (2/5 - 2020). Pemerintah Kota Tegal menata para pedagang di lima pasar dengan menerapkan jaga jarak 1 meter antarpedagang sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid/19. /ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Rasio kesembuhan pasien Covid-19 di Jawa Tengah hingga hari ini, Senin (11/5/2020), terus meningkat. Pada saat yang sama, kasus positif Covid-19 di Jawa Tengah sudah mendekati angka 1.000 kasus.

Volume pasien yang sembuh hari ini melonjak 8,1 persen atau bertambah 27 orang dari hari sebelumnya menjadi 359 orang. Penambahan pasien sembuh tersebut membuat rasio total pasien sembuh dari total kasus positif menjadi 36,52 persen.

Di sisi lain, jika dihitung dari rata-rata penambahan kasus dari satu minggu kebelakang, kasus positif di Jawa Tengah berpotensi menembus level 1.000 besok, Selasa (12/5/2020).

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendata hari ini kasus positif bertamabah 30 kasus atau naik 3,14 persen dari hari sebelumnya menjadi 983 kasus. Adapun, rata-rata pertambahan kasus selama seminggu terakhir adalah 42,2 kasus per hari.

Kota Semarang memiliki jumlah pasien sembuh terbanyakn atau sejumlah 125 orang. Namun demikian, Kota Lumpia juga memiliki jumlah pasien dalam pemantauan (PDP) yang dirawat terbanyak diantaran kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah yakni sebanyak 102 orang.

Di samping itu, tidak adanya penambahan pasien meninggal hari ini membuat rasio kasus meninggal atau CFR Jawa Tengah kembali turun sebesar 25 basis poin (bps) dari level 8,50 persen menjadi 8,25 persen. Namun demikian, rasio tersebut lebih besar dari CFR nasional di posisi 6.94 persen maupun global di sekitar 7 persen.

Di samping itu, angka orang dalam pemantauan (ODP) di Jawa Tengah mencapai 31.849 orang hari ini. Adapun, volume ODP di Jawa Tengah berkontribusi hingga 12,78 persen dari ODP nasional.

Kabupaten Klaten masih memiliki ODP dengan jumlah tertinggi yakni sebsar 514 orang. Adapun, Kota Pemalang berada di rangking dua dengan jumlah ODP sebanyak 283 orang.

Di sisi lain, volume PDP di Jawa Tengah telah meneyntuh level 3.743 orang. Jika diperinci, 818 orang masih dirawat, 2.406 telah sembuh, sementara itu 519 telah meninggal dunia.

Adapun, pemerintah mencatat adanya penambahan kasus baru pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, sebanyak 233 orang, sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 14.265 kasus. 

Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan data tersebut diperoleh hingga siang ini, Senin (11/5/2020). 

Menurutnya, data terbaru itu dihimpun dari seluruh rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 di seluruh Indonesia. Penambahan kasus positif Covid-19 itu diperoleh dari hasil pemeriksaaan polymerase chain reaction (PCR). 

"Maka, total pasien yang positif kini yang telah terkonfirmasi menjadi 14.265 kasus," jelas Yuri, sapaan Yurianto, dalam konferensi pers, Senin (11/5/2020). 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa tengah Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top