Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polri Menangkap 59 Mantan Napi Program Asimilasi

Kejahatan yang dilakukan eks narapidana bervariasi mulai dari perkara pencurian, pencurian dengan kekerasan, dan tindak kejahatan lainnya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 06 Mei 2020  |  16:12 WIB
Sejumlah warga binaan berjemur di Rutan kelas 1, Depok, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020). Kementerian Hukum dan HAM menerapkan protokol kesehatan di rumah tahanan (Rutan) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) dengan meminta warga binaan berjemur guna membantu meningkatkan imunitas. - ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Sejumlah warga binaan berjemur di Rutan kelas 1, Depok, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020). Kementerian Hukum dan HAM menerapkan protokol kesehatan di rumah tahanan (Rutan) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) dengan meminta warga binaan berjemur guna membantu meningkatkan imunitas. - ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Bisnis.com, JAKARTA - Polri mencatat ada 59 mantan narapidana program asimilasi Kemenkumhan yang ditangkap kembali karena berbuat kejahatan setelah bebas.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan penangkapan mantan narapidana itu didominasi dari wilayah Polda Jawa Tengah yaitu sepuluh eks narapidana, Polda Kalimantan Barat tujuh mantan narapidana, dan Polda Jawa Timur tujuh orang.

Kemudian, Polda Banten satu orang, Polda Kalimantan Timur tiga orang, Polda Metro Jaya lima orang dan Polda Kalimantan Selatan dua orang eks narapidana.

Ditambah lagi Polda Kalimantan Utara tiga orang, Polda Sulawesi Tengah satu orang, Polda NTT satu orang, Polda Sumatera Utara lima orang, Polda Jawa Barat delapan orang, Polda Papua Barat satu orang, Polda Sulawesi Utara dua orang dan terakhir Polda Sulawesi Selatan tiga orang.

"Dari sekitar 36.000-an eks napi program asimilasi itu, berdasarkan catatan kami ada 59 orang yang mengulangi perbuatannya atau 0,15 persen," ujarnya Rabu (6/5/2020).

Menurutnya, kejahatan yang kembali dilakukan eks narapidana tersebut bervariasi mulai dari perkara pencurian, pencurian dengan kekerasan, pencurian sepeda motor, penipuan hingga pelecehan seksual.

"Kami terus melakukan patroli untuk antisipasi kejahatan jalanan ini," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri napi
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top