Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mabes Polri Klaim Hanya 39 Napi Asimilasi yang Berulah Lagi

Dari total 38.822 napi yang dibebaskan dalam program asimilasi, Mabes Polri menyatakan hanya ada 39 napi yang kembali berulah.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 26 April 2020  |  21:52 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi

Bisnis.com, JAKARTA – Dari ribuan narapidana yang bebas dalam program asimilasi, Mabes Polri menyatakan hanya ada 39 narapidana atau napi yang kembali berulah.

Adapun, 38.822 napi dan anak binaan dibebaskan dalam program asimilasi dan integrasi di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

"Paling banyak di Kepolisian Daerah Jawa Tengah," kata Kepala Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono, Minggu (26/4/2020).

Menurutnya, para napi yang sedang asimilasi tadi melakukan tindak kriminal yang berbeda-beda, seperti narkotika, penipuan, pencurian dengan pemberatan, atau pencurian dengan kekerasan.

Argo menyayangkan pemberitaan di media massa yang tak mengangkat jumlah napi yang kembali berulah.

"Yang tidak melanggar ada 38.000 lebih. Kenapa tidak diangkat mereka yang baik?" ujarnya.

Sementara itu, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sampai 20 April 2020 telah membebaskan 38.822 napi, termasuk anak binaan, dari 525 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.

Pembebasan napi tersebut dilakukan melalui program asimilasi dan integrasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lembaga pemasyarakatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri napi Virus Corona

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top