Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Peduli Warga Terdampak Covid-19, Mentan dan KSAD Launching ATM Beras

ATM beras hadir untuk masyarakat berpenghasilan harian yang terdampak Covid-19 selama masa pemberlakukan PSBB.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 23 April 2020  |  00:14 WIB
Peduli Warga Terdampak Covid-19, Mentan dan KSAD Launching ATM Beras
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (ketiga kanan depan) bersama Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim (ketiga kiri) dan Direktur Utama PT Biocycle Indo Budi Tanaka (kedua kiri) melihat pakan untuk larva kering saat pelepasan ekspor perdana komoditas larva kering ke Inggris di Rumah Potong Hewan (RPH) Bubulak, Kota Bogor, Jawa Barat (3/3/2020). Komoditas larva kering untuk pakan ternak protein tinggi tersebut diekspor perdana sebanyak 22,5 ton. - Antara/Firmansyah
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagai salah satu wujud kepedulian terhadap warga masyarakat yang terdampak virus Corona (Covid-19) dengan pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa meluncurkan ATM (anjungan tunai mandiri) beras.

Soft launching mesin yang dinamai ATM Pertanian Sikomandan tersebut telah dilakukan di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0501 Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2020) kemarin.

Mentan SYL mengatakan bahwa ATM beras tersebut hadir untuk masyarakat berpenghasilan harian yang terdampak Covid-19 selama masa pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Pencegahan penyebaran Covid-19 salah satunya dengan PSBB. Tapi konsekuensinya bagi saudara kita yang penghasilannya harian sangat berpengaruh karena aktivitasnya menjadi berkurang. ATM beras ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi mereka,” kata SYL, melalui keterangan resmi

Sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam urusan pangan, hadirnya ATM beras selain bentuk tanggung jawab Kementan, juga ingin menunjukkan bahwa pengelolaan sektor pertanian sudah semakin modern.

“ATM beras ini dikembangkan oleh Balitbangtan Kementan, memiliki kapasitas muat 180 kg dengan keluaran beras 1,5 kg. ATM beras ini mampu beroperasi selama 12 jam perhari. Jadi tinggal tekan, berasnya keluar,” kata SYL.

Pada kesempatan itu juga, Mentan SYL dan KSAD Jenderal Andika memberikan bantuan bahan pangan kepada perwakilan dari 8 Kecamatan yang berada di wilayah Makodim 0501 Jakarta pusat.

Salah satu penerima bantuan, Hari Purwanto yang tinggal di Jalan Pramuka Sari 2, Cempaka putih mengaku terharu dan menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut.

"Terima kasih Pak Menteri dan Bapak Jenderal Andika. Bantuan ini sangat membantu kami. Kami doakan Bapak-bapak semua sehat dalam menjalankan tugas, " ungkap Hari yang kesehariannya sebagai petugas keamanan lingkungan.

Karena keterbatasan sumberdaya, pada tahap pertama, penyebaran ATM beras akan ditempatkan di Makodim Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Bekasi, Tangerang, Depok dan Bogor.

Namun, apabila semakin banyak mitra yang ikut berperan, maka jangkauannya akan diperluas.

“Saya sampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para mitra sehingga kita bisa melakukan sesuatu yang mulia ini. Ini adalah panggilan bangsa dan negara untuk kita semua, agar saling bahu membahu,” pungkas Mentan SYL.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona syahrul yasin limpo
Editor : Andya Dhyaksa
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top