Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sempat Sandera 3 Guru, 7 Anggota KKB Ditembak Mati, Senjata AK-47 Dilucuti

Kepolisian Daerah Papua menembak mati tujuh orang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang sempat menyandera tiga orang guru di wilayah Papua.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 18 April 2020  |  10:35 WIB
Kapolda Papua, Paulus Waterpauw, tengah memberikan keterangan pers pada Rabu (15/4/2020) - Dokumen Polda Papua.
Kapolda Papua, Paulus Waterpauw, tengah memberikan keterangan pers pada Rabu (15/4/2020) - Dokumen Polda Papua.

Bisnis.com,  JAKARTA - Kepolisian Daerah Papua menembak mati tujuh orang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang sempat menyandera tiga orang guru di wilayah Papua.

Kapolda Papua, Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengatakan bahwa nama ketujuh anggota KKB tersebut adalah Lani Magai, Nopen Waker, Nico, Lera Magai, Tandi Kogoya, Manu Kogoya dan Menderita Walia. Dia mengatakan bahwa ketujuh anggota KKB tersebut memang tengah diburu oleh petugas karena telah melakukan sejumlah aksi yang meresahkan warga Papua.
 
Beberapa aksi yang dilakukan ketujuh anggota itu di antaranya adalah menyandera tiga orang guru, menembak secara brutal ke warga Kampung Zipabera dan Distrik Tembagapura hingga ada salah satu warga yang meninggal dunia.
 
Aksi lainnya adalah menembak mobil patroli dari Polsek Tembagapura, menembak pos TNI dan membakar sejumlah bangunan serta tempat ibadah. Ditambah, penembakan mobil pembawa makanan serta penembakan karyawan Freeport Indonesia.
 
"Kami melakukan tindakan tegas dan terukur ini pada 15 Maret 2020 lalu dengan barang bukti yang kuat yang sudah kami miliki," tuturnya dalam keterangan resminya, Sabtu (18/4/2020).
 
Polisi juga telah menyita sejumlah senjata api dari ketujuh anggota KKB tersebut di antaranya satu pucuk senjata api AR 15 no seri: 001237, satu pucuk AK-47 no seri: 3008, satu pucuk senjata rakitan, satu buah Magazen AR 15, satu buah Magazen AK-47, 11 butir amunisi AR 15, 16 butir amunisi AK 47, satu buah air soft gund merk Glock, satu buah senjata rakitan.
 
Selain itu,162 butir peluru, 10 buah selongsong, 20 buah hp, dua buah ht, tiga buah, bendera corak bintang kejora, tiga buah kampak, tiga buah busur panah, 90 buah anak panah, 11 buah parang, tujuh buah senapan angin, 11 buah potongan bagian senapan angin, satu pucuk senjata SS1V1 no jat. 695381, satu buah Magazen ss, dan 17 butir munisi 5,56 mm.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua kkb opm
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top