Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Taiwan Larang Instansi Pemerintah Gunakan Zoom

Taiwan melarang seluruh instansi pemerintahan melakukan konferensi video dengan menggunakan Zoom.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 07 April 2020  |  14:33 WIB
Aplikasi video conference yang kini banyak digunakan pada periode Work From Home (WFH) -  blog.zoom.us
Aplikasi video conference yang kini banyak digunakan pada periode Work From Home (WFH) - blog.zoom.us

Bisnis.com, JAKARTA - Taiwan melarang seluruh instansi pemerintahan untuk menggunakan Zoom yaitu aplikasi konferensi video yang sedang populer atas dasar kekhawatiran terhadap keamanan siber.

"Lembaga pemerintahan harus menghindari penggunaan layanan seperti Zoom karena diindikasi memiliki kelemahan keamanan," tulis pernyataan resmi pemerintah Taiwan seperti dikutip melalui Bloomberg, Selasa (7/4/2020).

Pemerintah, perusahaan dan individu di seluruh dunia, termasuk di Taiwan, telah menggunakan aplikasi tersebut untuk melakukan pertemuan jarak jauh dalam upaya untuk meminimalkan kontak orang ke orang di tengah pandemi virus Corona

Larangan ini merupakan pukulan bagi Zoom Video Communications Inc. yang berbasis di San Jose, yang sedang berjuang untuk mengatasi ledakan permintaan pada layanannya.

Jutaan orang telah beralih ke aplikasi ini di saat mereka bekerja dan belajar dari rumah setelah diberlakukannya kebijakan lockdown secara global.

Meski demikian, para peneliti keamanan siber telah memperingatkan bahwa celah keamanan dalam perangkat lunak aplikasi Zoom dapat memungkinkan peretas untuk masuk dan menguping pertemuan atau bahkan membajak gawai yang terhubung untuk mengakses file penting.

Taiwan bukan yang pertama mengambil tindakan melarang penggunaan Zoom. SpaceX dan Departemen Pendidikan Kota New York juga telah melarang penggunaannya.

Lembaga think tank keamanan internet, Citizen Lab, mengatakan dalam sebuah laporan pekan lalu, bahwa Zoom memutar beberapa data melalui server yang berbasis di China serta menggunakan layanan pengembang di negara itu.

Setiap data resmi yang disalurkan melalui China menimbulkan risiko besar bagi Taiwan.

Taiwan dan Beijing berada di tengah sengketa politik, di mana pemerintahan Presiden China Xi Jinping mengklaim pulau indenpen itu sebagai wilayahnya dan mengancam invasi jika Taiwan mendesak untuk merdeka.

Pemerintah Taiwan menolak klaim China, memandang pulau itu sebagai negara berdaulat.

Dengan tidak adanya alternatif domestik untuk menggantikan Zoom, pemerintah Taiwan mengatakan bahwa layanan dari Google dan Microsoft Corp dianggap cukup aman untuk digunakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

taiwan zoom-zoom lover
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top