Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lagi, Hiu Paus Terdampar di Pantai Kulonprogo, Berhasil Dilepaskan Nelayan

Seekor hiu paus terdampar di pantai Dusun 1, Kalurahan Garongan, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, Rabu (26/2/2020).
Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  19:45 WIB
Tangkapan layar dari video terdamparnya hiu paus di Dusun 1, Kalurahan Garongan, Kapanewon Panjatan, Rabu (26/2). - Istimewa/SRI Wilayah V Kulonprogo
Tangkapan layar dari video terdamparnya hiu paus di Dusun 1, Kalurahan Garongan, Kapanewon Panjatan, Rabu (26/2). - Istimewa/SRI Wilayah V Kulonprogo

Bisnis.com, KULONPROGO - Seekor hiu paus terdampar di pantai Dusun 1, Kalurahan Garongan, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, Rabu (26/2/2020).

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo Aris Widatmoko mengatakan hiu yang terdampar kali pertama diketahui oleh warga sekitar, Sumijo, saat menjaring ikan.

Sekitar pukul 15.30 WIB, pria 53 tahun itu mendapati benda terapung. Semula ia mengiranya bongkahan kayu. Saat mendekat dan berusaha mengambilnya, Sumijo sadar benda itu adalah seekor hiu paus sepanjang sekitar 3 meter.

“Yang bersangkutan akan menurunkan jaring, dia melihat benda hitam seperti bongkahan kayu, kemudian langsung dijaring. Pas diangkat ternyata itu hiu paus,” kata Aris, Rabu sore (26/2/2020).

Aris mengatakan Sumijo telah melepaskan hiu paus tersebut. Hewan mamalia yang dilindungi itu sudah tidak terlihat lagi di kawasan pesisir Garongan.

Seekor hiu paus sebelumnya juga sempat terdampar di kawasan Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Minggu (23/2/2020). Terdamparnya hewan yang memiliki nama latin Rhincodon typus itu kali pertama diketahui oleh masyarakat yang tengah memancing. Hiu tersebut kemudian digiring untuk kembali ke lautan lepas.

“Kemungkinan yang muncul hari ini sama dengan yang kemarin muncul di Glagah,” kata Aris.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA DIY, Untung Suripto mengimbau kepada masyarakat yang menemukan hiu paus terdampar membantu mengembalikannya ke lautan lepas.

Populasi hius paus mulai berkurang lantaran gencarnya penangkapan. “Kami harapkan jangan sampai ada yang menyangkap hewan ini, biar kembali ke habitat asalnya,” ujarnya.

Untung mengatakan hiu paus terdampar karena sejumlah sebab, seperti gelombang besar, gangguan kapal atau minimnya persediaan makanan. Hiu ini mendapat makanan dari plankton dan ikan-ikan berukuran kecil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hiu paus

Sumber : Harianjogja.com

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top