Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ditopang Bisnis Cloud, Kinerja Microsoft di Atas Ekspektasi

Microsoft Corp mencatat kinerja penjualan yang positif, didorong oleh permintaan terhadap layanan berbasis komputasi awan dari pelanggan korporasi.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  07:44 WIB
CEO Sony Corporation Kenichiro Yoshida (kiri) dan CEO Microsoft Corporation Satya Nadella. - REUTERS
CEO Sony Corporation Kenichiro Yoshida (kiri) dan CEO Microsoft Corporation Satya Nadella. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA – Microsoft Corp mencatat kinerja penjualan yang positif, didorong oleh permintaan terhadap layanan berbasis komputasi awan dari pelanggan korporasi.

Dilansir Bloomberg, pendapatan pada kuartal IV/2019  tercatat meningkat 14 persen menjadi US$36,9 miliar, lebih tinggi daripada proyeksi analis yang mencapai US$35,7 miliar. Sementara itu, perusahaan teknologi ini mencatat laba sebesar US$11.6 miliar atau US$1,51 per saham.

Chief Executive Officer Microsoft Satya Nadella telah berusaha untuk mempersempit kesenjangan dalam infrastruktur komputasi awan dengan pemimpin pasar Amazon.com Inc., baik dalam kemampuan teknis dan kaliber pelanggan yang dapat ditarik dari produk dan layanan cloud perusahaan, Microsoft Azure.

Kemenangan Microsoft baru-baru ini termasuk kontrak besar-besaran dengan Pentagon dan kesepakatan cloud dengan raksasa akuntansi KPMG LLP. Microsoft juga memperoleh lebih banyak pendapatan dari Office 365, sejalan dengan upaya perusahaan seperti KPMG dan Ikea meningkatkan utilisasi perangkat lunak produktivitas berbasis internet. Pendapatan Azure dalam periode terakhir naik 62 persen, sedangkan penjualan Office 365 ke korporasi meningkat 27 persen.

"Bisnis cloud sedang bersinar," kata Hari Srinivasan, analis riset senior dan manajer portofolio teknologi di Neuberger Berman Group, seperti dikutip Bloomberg.

“Lebih penting lagi, ini juga meningkatkan profitabilitas ketika skala bisnis dan keuntungan meningkat. Itulah tujuan kami," lanjutnya.

Saham Microsoft ke US$172.25 per saham setelah rilis laporan keuangan dan ditutup pada level tertinggi sepanjang masa sebesar US$168,04. Sepanjang kuartal IV, saham Microsoft telah menguat hingga 13 persen, melampaui kenaikan 8,5 persen indeks Standard & Poor's 500.

Pendapatan komersial layanan cloud, yang merupakan kombinasi dari Azure, Office 365, dan program cloud bisnis lainnya, naik 39 persen menjadi US$12,5 miliar, dengan marjin kotor untuk bisnis ini melebar 5 poin dari tahun sebelumnya menjadi 67 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

microsoft
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top