Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dugaan Korupsi Asabri : Polri Tunggu Hasil Audit BPK

Polri masih menunggu laporan hasil audit kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelum menaikkan status hukum perkara tindak pidana korupsi PT Asabri dari penyelidikan ke penyidikan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  15:33 WIB
Aktivitas layanan nasabah di kantor PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri), di Jakarta. - Bisnis/Dedi Gunawan
Aktivitas layanan nasabah di kantor PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri), di Jakarta. - Bisnis/Dedi Gunawan
Bisnis.com, JAKARTA--Polri masih menunggu laporan hasil audit kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelum menaikkan status hukum perkara tindak pidana korupsi PT Asabri dari penyelidikan ke penyidikan.
 
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengungkapkan bahwa Polri telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki adanya dugaan tindak pidana korupsi di PT Asabri.
Namun, penanganan perkara itu, menurut Asep, masih bersifat penyelidikan karena belum dapat hasil audit kerugian negara dari BPK.
 
"Tentu kasus Asabri ini jadi perhatian Kapolri ya dan kita sudah perintahkan Bareskrim bentuk tim khusus untuk mendalami informasi adanya dugaan korupsi di sana," tuturnya, Selasa (28/1).
 
Kendati demikian, menurut Asep, Bareskrim Polri sudah mulai bergerak dan memverifikasi informasi dugaan tindak pidana korupsi pada PT Asabri itu, baik dari internal PT Asabri maupun dari pihak lain atau eksternal. 
 
"Kami sudah melakukan verifikasi kebenaran info itu dan mendapatkan informasi internal. Saat ini, kami tinggal menunggu hasil audit kerugian negara dari BPK," katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri asabri
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top