Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Basarnas Tegaskan Tak Pungut Biaya Lakukan Evakuasi

Basarnas menegaskan pihaknya tidak memungut biaya terhadap masyarakat dalam pelaksanaan evakuasi dan pertolongan korban bencana.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 03 Januari 2020  |  18:10 WIB
Ilustrasi evakuasi - ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas
Ilustrasi evakuasi - ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas

Bisnis.com, JAKARTA - Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Joshua Banjarnahor menegaskan pihaknya tidak memungut biaya terhadap masyarakat dalam pelaksanaan evakuasi dan pertolongan korban bencana.

"Dalam pelaksanaan evakuasi dan pertolongan terhadap korban, BASARNAS tidak memungut biaya apapun pada warga masyarakat yang ditolong " kata Joshua dalam keterangannya, Jumat (3/1/2019).

Dia meminta kepada masyarakat untuk melaporkan oknum yang meminta bayara saat melakukan evakuasi.

"Apabila ada oknum yang meminta bayaran harap dilaporkan kepada kami, dan kamipun tidak menerima bayaran dari warga yang sudah kami bantu," tegasnya.

Dia menjelaskan evakuasi korban dalam penanggulangan bencana sudah menjadi tugas pokok dan fungsi dari Basarnas.

Basarnas juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan sungkan melaporkan bila ada kejadian yang kondisinya membahayakan manusia. Dia memastikan pihaknya akan segera menolong dan memberikan pelayanan secara gratis.

Adapun call center BASARNAS yang siap sedia 24 jam, bisa dihubungi melalui nomor 115 (bebas pulsa). Dia juga meminta bijaksana dalam penggunaannya

"Kami berharap masyarakat seluruh Indonesia jangan khawatir dan enggan melaporkan setiap kejadian, baik yang berkaitan dengan kondisi membahayakan manusia, kecelakaan transportasi maupun penanggulangan bencana sehingga respon time dalam penanganan korban semakin cepat," katanya.

Diketahui, banjir terjadi di sejumlah wilayah di Jabodetabek. Jumlah korban meninggal dalam musibah banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi hingga Kamis (2/1/2020) mencapai 30 orang.

Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada empat penyebab korban meninggal. Semuanya adalah terseret arus banjir, tertimbun longsor, tersengat listrik, dan hipotermia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

basarnas evakuasi
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top