Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Konflik Hanura: Pendiri Desak OSO Akomodasikan Kubu Wiranto

Para pendiri mengimbau Oesman Sapta Odang (OSO) yang terpilih kembali sebagai Ketua Umum Partai Hanura menerima kembali para fungsionaris yang dengan kesadarannya sendiri mengakui DPP Partai Hanura hasil Munas III.
Oesman Sapta Odang (OSO), Ketua terpilih Hanura, memberikan keterangan pada Rabu 18 Desember 2019 menanggapi pernyataan Wiranto dari kepengurusan Hanura./Bisnis-Jaffry Prabu Prakoso
Oesman Sapta Odang (OSO), Ketua terpilih Hanura, memberikan keterangan pada Rabu 18 Desember 2019 menanggapi pernyataan Wiranto dari kepengurusan Hanura./Bisnis-Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA - Para pendiri mengimbau Oesman Sapta Odang (OSO) yang terpilih kembali sebagai Ketua Umum Partai Hanura menerima kembali para fungsionaris yang dengan kesadarannya sendiri mengakui DPP Partai Hanura hasil Munas III.

Demikian dikemukakan oleh Yus Usman Sumanegara, salah satu Pendiri Partai Hanura, kepada wartawan, Senin (23/12/2019).

Dia mengatakan Munas III Partai Hanura yang diselenggarakan oleh DPP Partai Hanura kepemimpinan OSO dan Sekretaris Jenderal Harry Linting Siregar telah dilaksanakan sesuai ketentuan Undang-undang tentang Partai Politik.

Selain itu, Munas III juga sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) yang telah mendapat pengesahan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Sehingga, keputusan-keputusan Munas III Partai Hanura sah dan mengikat," katanya didampingi sejumlah pendiri partai.

Hanya saja dia mengingatkan para fungsionaris Partai Hanura yang bisa diakomodir di kepengurusan OSO harus terlebih dahulu mengakui hasil Munas III. Selain itu, juga harus ada kesadaran sendiri untuk bergabung kembali.

Yus Usman mengatakan putusan kepemimpin OSO berdasarkan amar putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor: 194K/Tun/2019 Tanggal 13 Mei 2019 tentang penolakan permohonan kasasi yang diwakili Daryatmo dan Sarifuddin Sudding.

“Jika ada yang mengaku-ngaku DPP Hanura selain kepemimpinan OSO maka itu ilegal,” katanya.

Menurutnya, para pendiri Partai Hanura yang taat azas dan taat hukum tidak ada pilihan lain harus mengamankan dan melaksanakan keputusan Mahkamah Agung tersebut dengan mengakui DPP Hanura yang mendapat legalitas dari Pemerintah.

Karena itu, dia mengimbau Wiranto beserta loyalis untuk tidak lagi membuat pernyataan-pernyataan politik yang tidak proporsional terhadap dewan pimpinan pusat (DPP) di bawah kepemimpinan OSO.

"Karena dikhawatirkan akan mengganggu situasi politik dan keamanan nasional yang kondusif," ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Sutarno

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper