Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kapal Membawa Imigran Karam, 57 Nyawa Melayang

Jalur laut berbahaya dari Afrika Barat ke Eropa pernah menjadi rute utama bagi migran yang mencari pekerjaan dan kesejahteraan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Desember 2019  |  09:55 WIB
Ilustrasi : Kapal tenggelam. - Antara/Shutterstock/am
Ilustrasi : Kapal tenggelam. - Antara/Shutterstock/am

Bisnis.com, DAKAR — Badan Migrasi PBB menyebutkan bahwa sebanyak 57 orang tewas setelah kapal yang membawa sekitar 150 migran dari Gambia tenggelam di lepas pantai Mauritania pada Rabu (4/12/2019).

Jalur laut berbahaya dari Afrika Barat ke Eropa pernah menjadi rute utama bagi migran yang mencari pekerjaan dan kesejahteraan. Insiden ini merupakan salah satu yang paling mematikan sejak sejumlah upaya tidak cukup ketika Spanyol memperketat patroli pada pertengahan 2000-an.

"Otoritas Mauritania mengatakan hingga 57 orang tewas setelah kapal yang membawa migran tenggelam di lepas pantai hari ini," cuit Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) di Twitter, seperti dikutip dari Reuters.

"Para penyintas mengatakan kepada staf IOM [International Organization for Migration] bahwa kapal berlayar dari Gambia pada Rabu lalu dengan sedikitnya 150 orang."

Otoritas Mauritania tak langsung dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.

Meskipun menjadi rumah untuk sejumlah negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di benua tersebut, kawasan Afrika Barat sedang berjuang menciptakan lapangan pekerjaan yang cukup bagi populasi kaum muda yang menjamur. Walhasil, para migran terus menempuh rute berbahaya demi tiba di Eropa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

afrika kapal tenggelam

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top