Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan : Istri Pelaku Sempat Bicarakan Aksi Teror di Bali

Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror mengungkap bahwa JA, istri RMN, ditengarai sebagai orang yang mempengaruhi pelaku melaksanakan amaliyah berupa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut. Selain itu, JA yang dipengaruhi I, napi teroris di Lapas Medan, sempat membicarakan soal rencana melakukan aksi teror di Bali dengan napiter tersebut.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 14 November 2019  |  12:42 WIB
Polisi berjaga usai terjadi aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu (13/11/2019). - Antara
Polisi berjaga usai terjadi aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu (13/11/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror mengungkap bahwa JA, istri RMN, ditengarai sebagai orang yang mempengaruhi pelaku melaksanakan amaliyah berupa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut.

Selain itu, JA yang dipengaruhi I, napi teroris di Lapas Medan, sempat membicarakan soal rencana melakukan aksi teror di Bali dengan napiter tersebut.

JA terpapar radikalisme karena sering berkomunikasi dan berkunjung ke Lapas Klas II di Medan untuk menemui I.

"Jadi istrinya pelaku bom bunuh diri itu terpapar paham radikal lebih dulu dibandingkan suaminya," tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo, Kamis (14/11/2019).

Menurut Dedi, JA dan I juga cukup aktif berkomunikasi melalui media sosial. "Dalam komunikasinya, mereka berdua punya rencana untuk melakukan aksi teror di Bali," kata Dedi.

Dedi mengemukakan Tim Densus 88 Antiteror menangkap JA di kediamannya di Jalan Jangka Nomor 89B, Sei Putih Barat, Medan Petisah, Sumatra Utara.

Seperti diketahui, RMN menjadi terduga pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) pagi. Data RMN diketahui setelah polisi memeriksa sidik jari dan mencocokkan data kependudukan yang ada.

RMN masih tergolong muda, berdasar data pelaku dia masih berusia 24 tahun, sesuai data kependudukan yang menyebutkan dia lahir pada 1995.

Berdasar penelusuran polisi, semasa hidupnya RMN sempat memiliki saluran khusus di Youtube. 

Sementara saat ditelusuri Bisnis.com, dalam salah satu unggaran video di Youtube tersebut RMN sempat membuat parodi banjir di daerahnya dengan menghadirkan dua pejabat yang diperankan dua pria muda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bom bunuh diri Polrestabes medan
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top