Diplomat Negara OKI Puji Indonesia

Indonesia mendapat pujian dari para diplomat negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam karena dinilai berhasil mempertahankan persatuan di tengah kemajemukan.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 08 November 2019  |  17:27 WIB
Diplomat Negara OKI Puji Indonesia
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) saat bersama para pemimpin/kepala negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) berfoto di Istanbul, Turki, Rabu (13/12). - Reuters/Osman Orsal

Bisnis.com, JAKARTA -- Indonesia mendapat pujian dari para diplomat negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam karena dinilai berhasil mempertahankan persatuan di tengah kemajemukan.

Duta Besar Suriah untuk Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) atau Korea Utara Tammam Sulaiman, mengatakan Indonesia memang luar biasa. Walaupun begitu banyak pulau, suku, bahasa, dan agama, Indonesia bisa bersatu.

Tammam memuji peran Indonesia dalam dunia Islam dan sangat terkesan melihat jemaah Islam Indonesia yang melaksanakan haji di Mekkah karena senantiasa rapi dan tertib.

"Bangsa Indonesia juga merupakan pemeluk Islam yang taat dan konsisten," ujarnya seperti dikutip siaran pers KBRI Pyongyang.

Duta Besar RI untuk RRDK Berlian Napitupulu dalam jamuan makan malam di Wisma Duta Indonesia Pyongyang menyampaikan perkembangan terkini Indonesia setelah pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin kepada para dubes negara anggota OKI.

Berlian memaparkan Indonesia baru saja menyelesaikan pemilihan umum yang paling rumit dalam sejarah Indonesia.

Sebanyak 190 juta orang memilih presiden, anggota parlemen pusat, provinsi, kabupaten dan senator di 821.000 bilik suara di 7201 kelurahan dan 514 kabupaten dan kota secara serentak dalam satu hari.

Presiden Joko Widodo terpilih kembali untuk periode kedua dan terakhir. Pada akhir Oktober, terbentuk pemerintahan baru yang mayoritas terdiri atas para profesional dan sebagian generasi muda.

"Pembentukan kabinet Jokowi mendapat sambutan positif dari masyarakat internasional dan pasar global,” ujar Berlian.

Berlian menyampaikan fokus pemerintahan Presiden Jokowi sekarang adalah pembangunan sumber daya manusia dan pembangunan ekonomi perdagangan, termasuk pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa.

Kuasa Usaha Tetap (Kutap) Pakistan untuk Korea Utara Syed Sajjad Haider berpendapat sosok Jokowi sangat menarik karena dekat dengan rakyat Indonesia, terutama kalangan bawah.

"Presiden orang yang bersih, jujur, dan pekerja keras serta ringan tangan untuk melakukan hal-hal yang kecil," ujar Syed yang pernah bertugas di Indonesia.

Staf Pendidikan, Sosial, Budaya KBRI Pyongyang Hanna Andari mengatakan semua kegiatan KBRI saat ini fokus pada promosi budaya dan produk Indonesia.

Jamuan makan malam dimanfaatkan untuk mempromosikan kuliner Indonesia seperti gado-gado, nasi goreng, sate ayam, sup kimlo, tahu safari, dan roti jala.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
oki, hubungan diplomatik

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top