Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Memeras Gunakan Video Call Sex, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Polda Sulawesi Selatan menangkap dua pelaku pemerasan dengan modus video call sex di Whatsapp atas nama VA, 17, dan ANN, 18. Kedua pelaku diamankan di Jalan Veteran I Kelurahan Bolapabbulu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 05 November 2019  |  14:33 WIB
Ilustrasi - Jibiphoto
Ilustrasi - Jibiphoto

Bisnis.com, JAKARTA--Polda Sulawesi Selatan menangkap dua pelaku pemerasan dengan modus video call sex di Whatsapp atas nama VA, 17, dan ANN, 18. Kedua pelaku diamankan di Jalan Veteran I Kelurahan Bolapabbulu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol. Dicky Sondani mengatakan peristiwa itu terjadi saat pelaku melakukan komunikasi dengan korban melalui video call Whatsapp. Saat melakukan video call tersebut, pelaku menggunakan video wanita tanpa busana.

"Ternyata pelaku merekam aksi video call itu dan hasil rekaman tersebut digunakan pelaku untuk memeras korban," tutur Dicky dalam keterangan resminya, Selasa (5/11/2019).

Menurut Dicky, pelaku mengancam menyebarluaskan video tersebut jika korban tidak mengirimkan uang. Korban akhirnya mengirimkan uang Rp1,5 juta ke pelaku.

Dalam keterangannya kepada polisi, VA mengakui bahwa dirinya telah melakukan pemerasan dengan cara berpura-pura sebagai wanita dan menghubungi korban lewat video call Whatsapp.

"Pelaku menggunakan video bugil wanita dari handphone dan meletakkan di depan layar handpone satunya, layarnya dihadapkan satu sama lain. Lalu direkam menggunakan aplikasi perekam layar," kata Dicky.

Atas perbuatannya, kedua pelaku akan dijerat Pasal 27 ayat (4) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemerasan video sex
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top