Jokowi tak Konsisten Pangkas Birokrasi, Puan: Kasih Kesempatan Dulu

Presiden Joko Widodo alias Jokowi dinilai tidak konsisten dalam memangkas birokrasi karena justru mengangkat 12 orang wakil menteri.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 28 Oktober 2019  |  12:07 WIB
Jokowi tak Konsisten Pangkas Birokrasi, Puan: Kasih Kesempatan Dulu
Ketua DPR RI Puan Maharani - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo alias Jokowi dinilai tidak konsisten dalam memangkas birokrasi karena justru mengangkat 12 orang wakil menteri.

Puan Maharani, Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDIP menolak jika kehadiran wamen dinilai sebagai sikap Jokowi yang tidak konsisten untuk memangkas birokrasi.

Padahal seusai dilantik menjadi presiden, Jokowi berjanji akan mengurangi jumlah eselon yang terlalu banyak demi mempercepat kinerja.

“Kita kasih kesempatan para menteri dan para wamen ini bekerja. Kita harus lihat dan berikan waktu menteri dan wamen ini untuk bisa melakukan terobosan-terobosan dan inovasi yang kreatif dan cerdas untuk bisa menyelesaikan PR [pekerjaan rumah] di kementeriannya,” jelasnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Puan menilai dilantiknya wamen yang lebih banyak dibandingkan periode pertama Jokowi bukan sebagai bagi-bagi kursi untuk mereka yang belum dapat jatah. Pada periode pertama, Jokowi hanya memiliki 3 wamen. Tapi kali ini ada 12.

Dia meyakini presiden sudah mempertimbangkan urgensinya sesuai beban di kementerian yang sangat besar. Itulah sebabnya seorang menteri perlu ada wamen. Dan tidak semua kementerian memiliki itu.

Terkait kekecawaan partai kecil anggota koalisi yang tak dapat jatah menteri, Puan mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo memintah maaf kepada partai pengusungnya yang tidak dapat jatah menteri atau wakil menteri.

Puan mengatakan bahwa tidak mungkin keinginan semua orang bisa diakomodasi. Mereka yang dipilih menjadi menteri dan wakil menteri (wamen) karena memiliki kapabilitas dan bisa bekerja sama dengan dengan Presiden.

“Jadi membangun bangsa itu kan tidak harus di kabinet. Bisa di tempat yang lain,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top