Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IPW Minta Polri Waspadai 'Penumpang Gelap' di Hari Santri Nasional

Indonesia Police Watch (IPW) meminta Polri untuk mewaspadai kelompok radikal yang dikhawatirkan menjadi penumpang gelap pada Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober besok.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 21 Oktober 2019  |  10:31 WIB
Neta S Pane - wikipedia
Neta S Pane - wikipedia
Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) meminta Polri untuk mewaspadai kelompok radikal yang dikhawatirkan menjadi penumpang gelap pada Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober besok.
 
Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane menyarankan tim intelijen Polri melakukan deteksi dini serta mengantisipasi agar penumpang gelap itu tidak menyusup dan melakukan kekacauan saat Hari Santri Nasional berlangsung. Selain itu, Neta juga menyarankan seluruh santri agar berani menolak berbagai manuver yang dilakukan oleh kelompok radikal tersebut.
 
"Jajaran Kepolisian di berbagai daerah yang tengah melakukan perayaan Hari Santri, harus melakukan deteksi dini dan antisipasi agar penumpang gelap tidak menyusup dan melakukan kekacauan," tutur Neta kepada Bisnis, Senin (21/10).
 
Neta berpandangan bahwa Hari Santri Nasional sangat melekat dengan nilai nilai perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan, oleh karena itu, menurut Neta, jika ada kelompok yang berusaha merusak NKRI, harus segera diamankan.
 
"Adapun tugas Polri hanya mendukung para santri yang sedang melakukan perayaan untuk menjaga keamanan agar ketertiban masyarakat luas. Jika penumpang gelap itu memaksakan kehendaknya, Polri harus tegas untuk menindaknya," katanya.
 
 
 
 
 
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Hari Santri
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top