Plataran Kembangkan Konsep Hutan Kota di GBK

Areal Hutan Kota terdiri dari 4.5 hektar, di mana seluas 1.3 hektar dikelola oleh Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) dan seluas 3.2 hektar dikelola oleh Plataran Indonesia dengan nama "Hutan Kota by Plataran".
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 17 Oktober 2019  |  01:55 WIB
Plataran Kembangkan Konsep Hutan Kota di GBK
Suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dihiasi lampu warna warni di Jakarta, Selasa (13/2/2018) malam. - ANTARA/Widodo S Jusuf

Bisnis.com, JAKARTA -- Plataran Indonesia tengah merevitalisasi sebagian Hutan Kota GBK Senayan, Jakarta dengan mengintegrasikan konsep dasar alam, kebudayaan dan kejayaan Indonesia secara berkelanjutan. 

Areal Hutan Kota terdiri dari 4.5 hektar, di mana seluas 1.3 hektar dikelola oleh Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) dan seluas 3.2 hektar dikelola oleh Plataran Indonesia dengan nama "Hutan Kota by Plataran".

Penunjukan Plataran sebagai pengelola sebagian areal Hutan Kota GBK dilakukan setelah melalui proses seleksi ketat yang dilakukan oleh panitia seleksi serta pendampingan oleh Kantor Pengacara Negara, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Rhany Montolalu, Corporate Assistant Marketing Communication Manager Pelataran mengatakan, pada areal Hutan Kota by Plataran akan ditambahkan lebih banyak pohon sehingga lebih rindang untuk melengkapi paru-paru Jakarta. 

"Selain itu, akan dilakukan revitalisasi pada bangunan yang telah ada serta menambah sejumlah fasilitas tambahan untuk menjadikan Hutan Kota by Plataran sebagai restoran dan tempat MICE yang representatif," ujarnya, dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Selasa (16/10/2019).

Hutan Kota by Pelataran dilengkapi dengan Plataran Tiga Dari Dining, Pidari Coffee Lounge and Rooftop, Conservatorium Venue, Plataran Tembok Ekspresi, Plataran Pets Playground, Majapahit Tribute Park, Plataran Putri Dewi Amphitheater, Khatulistiwa Exhibition Deck, Mushala, Jogging Track, dan Basketball Half Caged Court.

Rhany mengatakan, konsep Hutan Kota by Plataran dibuat oleh Tim Plataran yang telah menciptakan berbagai outdoor-indoor venue, kemudian diperkaya serta ditindaklanjuti oleh berbagai team independen di bidangnya, termasuk Hadiprana Design Consultant legendaris, yang kesemuanya merupakan putra-putri Indonesia.

"Menggunakan tagline "Light of Nusantara" yang mengintegrasikan konsep dasar alam, kebudayaan dan kejayaan Indonesia, Hutan Kota by Plataran diharapkan melengkapi fasilitas restoran dan tempat MICE dengan konsep indoor-outdoor yang representatif di Jakarta bagi warga Jakarta, turis mancanegara maupun domestik," tuturnya

Dengan konsep, identitas, lokasi, panorama gedung-gedung di Jakarta, serta persepsi yang terbentuk maka Hutan Kota by Plataran dapat dikatakan sebagai Central Park of Jakarta, bagian dari icon yang ada di kota-kota besar lainnya seperti Central Park of New York.

Hutan Kota by Plataran akan melakukan soft opening pada minggu ketiga Desember 2019.

Plataran Indonesia merupakan perusahaan Indonesia yang bergerak dalam bidang Hospitality, Venue & Dining serta kegiatan usaha terkait dan memiliki misi "For Indonesia and Indonesians" dengan tagline yang dikenal di masyarakat sebagai "The True Indonesian Icon" berbasis "Hospitality with Impact".

Sebelumnya, pada tanggal 6 September 2019 bertempat di United Nation Conference Center di Addis Ababa – Ethiopia, "Plataran Menjangan (L'Harmonie), Taman Nasional Bali Barat" berhasil menerima penghargaan dunia dari Global Human Settlement Awards untuk kategori "Perencanaan dan Desain" (Planning and Design)". 

Penghargaan ini merupakan satu dari berbagai penghargaan dunia (seperti Sustainable Destinations Top 100) dan nasional (termasuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sebagai taman nasional terbaik) yang telah diterima sebelumnya oleh Plataran Menjangan, dan menjadikannya kawasan Taman Nasional terbaik yang dikelola swasta dengan berbagai prestasi yang mengharumkan nama Indonesia khususnya di bidang eco-sustainable development destination dan resort.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gbk

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top