Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pangeran Harry Tuntut Tabloid The Sun dan Daily Mirror

Pangeran Harry menuntut dua tabloid Inggris karena dugaan menyadap teleponnya dan mencuri pesan suara dia seperti dilaporkan Pagesix, dikutip Senin (7/10/2019).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  08:08 WIB
Pangeran Inggris Harry dan sang istri Meghan, Duchess of Sussex, menggendong putra mereka Archie, bertemu dengan Uskup Agung Desmond Tutu (tak terlihat) di Desmond & Leah Tutu Legacy Foundation di Cape Town, Afrika Selatan, Rabu (25/9/2019). - Reuters
Pangeran Inggris Harry dan sang istri Meghan, Duchess of Sussex, menggendong putra mereka Archie, bertemu dengan Uskup Agung Desmond Tutu (tak terlihat) di Desmond & Leah Tutu Legacy Foundation di Cape Town, Afrika Selatan, Rabu (25/9/2019). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pangeran Harry menuntut dua tabloid Inggris karena dugaan menyadap teleponnya dan mencuri pesan suara dia seperti dilaporkan Pagesix, dikutip Senin (7/10/2019).

Dua tabloid itu adalah The Sun dan Daily Mirror. Keduanya diadukan ke Pengadilan Tinggi, demikian Istana Buckingham mengonfirmasi pada Associated Press, Sabtu (5/10/2019).

Namun, pihak istana belum bisa memberi detail lebih lanjut mengingat hal itu belum dipublikasi.

Kabar itu hanya berselang sehari setelah Meghan Markle, istri sang pangeran menuntut the Mail, pada Minggu (6/10/2019), serta induk perusahaannya Associated Newspapers atas dugaan secara ilegal menerbitkan surat kesedihan yang ia tulis kepada ayahnya tentang hubungannya sedang tak baik.

Dalam sebuah pernyataan pedas yang mengumumkan gugatan Meghan, Harry mengecam "pers tabloid Inggris" karena melancarkan "kampanye kejam" untuk mencela istrinya dengan menggemakan perlakuan terhadap ibunya, Putri Diana, yang meninggal dalam kecelakaan mobil pada 1997 ketika mencoba melarikan diri dari paparazzi .

Grup Newspaper, yang memiliki The Sun, mengetahui adanya tindakan hukum Harry.

Sementara Reach, yang memiliki Daily Mirror, mengatakan pihaknya "sadar bahwa proses telah dikeluarkan", tetapi belum menerima pemberitahuan tentang mereka.

Mantan surat kabar terkemuka Inggris, The News of the World, yang juga dimiliki oleh Grup Newspaper, ditutup pada 2011 menyusul skandal peretasan yang diduga juga melibatkan Harry dan kakak lelakinya, Pangeran William.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris pangeran harry dan meghan markle

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top