Ananda Badudu: Saya Dijemput Polda karena Transfer Dana ke Mahasiswa

Aktivis dan musisi yang menggalang dana demo mahasiswa pada 23-24 September 2019, Ananda Badudu, ditangkap polisi pada Jumat (27/9/2019) dinihari.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 27 September 2019  |  10:36 WIB
Ananda Badudu: Saya Dijemput Polda karena Transfer Dana ke Mahasiswa
Musisi dan aktivis Ananda Badudu - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Aktivis dan musisi yang menggalang dana demo mahasiswa pada 23-24 September 2019, Ananda Badudu, ditangkap polisi pada Jumat (27/9/2019) dinihari.

Ananda mencuit lewat akun Twitter @anandabadudu: “Saya dijemput polda karena mentransfer sejumlah dana pada mahasiswa.”

Penangkapan ini membuat warganet mengecam tindakan aparat kepolisian, dan sudah diretweet 20.361 kali dan disukai 19.951.

Ananda pun mengabarkan kondisinya lewat aku Twitter. Tiga jam sebelum penangkapan, Ananda mencuit: “Stay safe dan jaga teman.”

Tiga jam kemudian, dia mencuit: “Saya dijemput polda karena mentransfer sejumlah dana pada mahasiswa.”

Seakan-akan menegaskan dirinya ditangkap polisi, Ananda kembali mencuit: “Saya dijemput polda.”

Bersamaan dengan cuitan itu, Ananda mengunggah foto seorang oknum yang diduga membawa surat penangkapan Ananda Badudu.

Atas penangkapan itu, musisi yang juga teman dekat Ananda Badudu, Rara Sekar, membuat petisi #BebaskanAnandaBadudu #KitaBersamaAnandaBadudu di www.change.org.

Dia juga menuliskan kronologi penangkapan Ananda Badudu sebagai berikut:

Nama saya Rara Sekar. Mungkin teman-teman pernah mendengar suara saya sebelumnya, dalam lagu ataupun sebuah pertunjukkan. Namun kali ini saya ingin teman-teman mendengarkan suara saya yang lain, yang saya rasa lebih penting dari apapun untuk saat ini. Saya mohon sekali perhatian teman-teman sebab pagi ini saya dibangunkan berita yang mengagetkan.

Teman dekat saya, Ananda Badudu, pagi ini ditangkap oleh pihak kepolisian. Salah satu alasannya karena membantu mengumpulkan dan menyalurkan dana dari masyarakat untuk mendukung aksi demonstrasi mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil pada 23-24 September 2019 lalu. Berikut kronologi singkat penangkapan teman saya, Ananda, pada Jumat 27 September 2019 jam 04.28 WIB.

Pukul 04.00 WIB, Ananda sedang tidur di losnya di wilayah Jakarta Selatan.

Pukul 04.25 WIB, ada tamu yang menggedor pintu kamar lalu dibuka oleh kawan Nanda.

Bapak Eko selaku pimpinan tamu dari Polda Metro Jaya menunjukkan kartu identitas dan lencananga. Namun, tiga orang lain yang mendampinginya tidak mengenakan seragam ataupun membawa identitas. Mereka hanya mengatakan membawa surat penangkapan Ananda atas keterlibatannya dalam aksi demonstrasi.

Pukul 04.55 WIB, tim Polda yang terdiri empat orang tersebut membawa Ananda ke kantor Resmob Polda Metro Jaya dengan kendaraan Avanza berwarna putih didampingi kawan sekamar Ananda. Proses penangkapan sendiri disaksikan oleh seorang satpam gedung dan dua orang tetangga.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polisi, demo

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top