Tudingan Rasis Jadi Penjegal Justin Trudeau Pertahankan Posisi PM Kanada

Kanada akan menggelar Pemilu pada Oktober 2019.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 20 September 2019  |  10:05 WIB
Tudingan Rasis Jadi Penjegal Justin Trudeau Pertahankan Posisi PM Kanada
Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau berbicara di hadapan para pendukungnya dalam kampanye menjelang Pemilu 2019 di Winnipeg, Manitoba, Kanada, Kamis (19/9/2019). - Reuters/Shannon VanRaes

Bisnis.com, JAKARTA -- Justin Trudeau harus berusaha ekstra keras untuk mempertahankan posisinya sebagai Perdana Menteri (PM) Kanada, menjelang Pemilu yang bakal digelar pada Oktober 2019.

Dalam beberapa waktu terakhir, Trudeau--yang pada awal menjabat sering disanjung-sanjung sebagai pemimpin muda pintar dan berkarisma--menghadapi "serangan" karena bermunculan foto-foto lama yang menunjukkan dirinya menggunakan rias wajah hitam agar terlihat seperti orang kulit hitam.

Foto-foto tersebut membuatnya dituding rasis. Padahal, putra mantan PM Kanada Pierre Trudeau itu dikenal sebagai orang yang menjunjung multikulturalisme.

Reuters melansir Jumat (20/9/2019), Trudeau menyatakan bahwa keuntungan yang diterimanya sebagai anak mantan pemimpin Kanada membuatnya "buta". Dia juga meminta maaf atas foto-foto tersebut.

"Saya datang dari tempat yang penuh privilese dan saya telah berusaha keras untuk menggunakan segala keuntungan dan peluang yang diberikan kepada saya untuk negara, untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat," papar Trudeau di sela-sela kampanye.

Dia melanjutkan bahwa dirinya sudah berubah menjadi seseorang yang memahami sakitnya diskriminasi.

Foto pertama muncul di majalah Time, beberapa hari lalu, dan menunjukkan Trudeau mengenakan pakaian ala pangeran Arab ketika menghadiri pesta bertajuk "Arabian Nights" pada 2001. Saat itu, dia masih berusia 29 tahun dan mengajar di sebuah sekolah swasta di Vancouver.

Setelah itu, muncul beberapa foto lain yang menunjukkan Trudeau dengan riasan serupa. Salah satunya adalah foto ketika dia masih berada di bangku SMA.

Lebih dari 20 persen populasi Kanada lahir di negara lain, sehingga kekayaan budaya yang dimiliki menjadi kebanggaan tersendiri bagi negara Amerika Utara itu.

Selain Trudeau, kandidat lain yang ikut serta dalam Pemilu kali ini adalah Maxime Bernier dari partai People's Party of Canada (PPC) yang cenderung populis, Andrew Scheer dari Partai Konservatif, Jagmeet Singh dari New Democratic Party, dan Elizabeth May dari Green Party.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kanada, Justin Trudeau

Sumber : Reuters

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top