Anies Pernah Diingatkan B.J. Habibie Soal Reklamasi, Ini Isinya!

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan B.J. Habibie akan memanggilnya jika ada sesuatu yang penting seperti misalnya saat ramai soal reklamasi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 September 2019  |  19:57 WIB
Anies Pernah Diingatkan B.J. Habibie Soal Reklamasi, Ini Isinya!
Patung Presiden Indonesia ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie memegang pesawat yang masih dalam tahap pembangunan di Isimu, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Kamis (3/1/2019). Patung tersebut terbuat dari perunggu, mengenakan pakaian adat Gorontalo Takowa dan berada tepat di depan Bandara Djalaludin Gorontalo. - ANTARA/Adiwinata Solihin

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang almarhum Presiden ketiga Indonesia Baharuddin Jusuf Habibie sebagai orang yang dekat dengannya layaknya seorang ayah bahkan sempat mengingatkan dirinya terkait isu sensitif termasuk soal reklamasi.

Gubernur menyatakan B.J. Habibie akan memanggilnya jika ada sesuatu yang penting seperti misalnya saat ramai soal reklamasi.

"Saya dipanggil Pak Habibie. 'Anies, yang dihadapi tuh besar loh, Nies. Kamu hati-hati. Ini raksasa loh kamu hati-hati.' Dia mengatakan itu sebagai ayah. 'Saya ini ayahmu. Kamu anak ayah, hati-hati'," katanya di Jakarta seperti dikutip Antara, Kamis (12/9/2019).

Selain itu, katanya, sosok Habibie adalah orang yang sangat peduli dengan permasalahan bangsa. Namun, Anies menyatakan Bapak Teknologi itu tidak terlalu suka berbicara di depan umum. Anies kerap berbicara secara pribadi dengan B.J. Habibie.

"Jadi poin saya adalah beliau itu peduli, beliau itu tidak diam, tapi tidak muncul di publik. Tidak ada pernyataan, sebagai negarawan beliau membatasi mana bicara di depan umum, mana yang pribadi," paparnya.

Anies juga menyatakan B.J. Habibie termasuk orang yang tidak pernah berhenti peduli soal Indonesia. "Dan apakah saya satu-satunya yang dipanggil, tidak. Banyak orang dipanggil oleh Pak Habibie dan ngobrol," ujar Anies.

Gubernur menambahkan Habibie adalah sosok yang dermawan, salah satu contohnya adalah anak-anak Indonesia bisa bersekolah di perguruan tinggi, baik di dalam dan luar negeri berkat beasiswa yang diberikan Habibie.

"Ribuan anak-anak Indonesia bisa sekolah lewat beasiswa yang dibuat olehnya. Begitu banyak anak-anak yang dikirim ke universitas terkemuka untuk belajar teknologi. Bahkan, jutaan rumah tangga setiap hari mengingatkan anak-anaknya belajarlah yang rajin biar seperti Pak Habibie," tuturnya.

Kedermawanan tersebut, kata Anies, merupakan tabungan amal jariah dari almarhum dan sumbangsihnya pada negara selain berbagai prestasi yang dibuatnya.

"Amal jariahnya lewat ilmu, lewat begitu banyak kegiatan yang dilakukan beliau semasa hidupnya, Insyaallah menjadi pengalir pahala tanpa henti untuk almarhum di alam berikutnya," ucap Anies.

Anies melayat ke rumah duka dari B.J. Habibie di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, bersama saudara kandungnya, Abdillah Rasyid Baswedan dan ibunya Aliyah Rasyid Baswedan.

Baharuddin Jusuf Habibie diketahui tutup usia pada Rabu (11/9/2019), pukul 18.05 WIB pada usia 83 tahun. Habibie sebelumnya dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto sejak 1 September 2019.

Habibie dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/9/2019) tepat di samping makam istrinya, Hasri Ainun. Ainun telah wafat lebih dulu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anies baswedan, habibie, Nasib Reklamasi Teluk Jakarta

Sumber : Antara

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top