Tiga Hal Ini Jadi Fokus DPR Uji Kelayakan Capim KPK

Presiden Joko Widodo telah menerima 10 nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dari panitia seleksi. Dewan Perwakilan Rakyat menunggu para kandidat untuk diuji kelayakannya.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 03 September 2019  |  14:21 WIB
Tiga Hal Ini Jadi Fokus DPR Uji Kelayakan Capim KPK
Arsul Sani, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan : chief and command bukan chief in commanded - Bisnis.com/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo telah menerima 10 nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dari panitia seleksi. Dewan Perwakilan Rakyat menunggu para kandidat untuk diuji kelayakannya.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Arsul Sani mengatakan ada tiga hal yang menjadi fokus dalam menjaring para calon.

“Yang pertama tentu integritas. Dalam integritas itulah kemudian soal-soal seperti rekam jejak itu akan kita lihat kembali,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Arsul menjelaskan bahwa poin kedua yaitu kompetensi. Ini menyangkut seperti penguasaan hukum pidana materiil maupun hukum pidana formil yang terkait dengan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang. Semua itu yang menjadi kompetensi absolutnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Terakhir para calon harus memiliki jiwa kepemimpinan. Mereka yang terdiri atas lima orang ini tidak boleh ada komisioner keenam dan malah mengalahkan semuanya.

“Karena itu ingin kami [lihat] dari sisi leadership itu, nanti 5 capim KPK atau pimpinan yang terpilih itu benar-benar orang-orang yang kuat, chief and command bukan chief in commanded, bukan para kepala yang diperintah, tapi para kepala yang memerintah,” jelas Arsul. 

Saat ini 10 nama capim KPK mewakili institusi seperti Kepolisian, Kejaksaan, hingga akademisi. Arsul menuturkan bahwa legislatif tidak akan berpihak ke manapun.

“Posisi komisi III saya kira ya tidak alergi dengan capim dari institusi. Meskipun juga tidak ada keharusan kami memilih bahwa capimnya itu harus ada dari unsur ini, unsur ini,” ucap Arsul. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
seleksi capim kpk

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top