Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Papua Ricuh, Warga Bakar Kantor Polisi dan SPBU di Jayapura

Polri mengungkapkan Kantor Mapolsek Jayapura telah dibakar warga ketika terjadi aksi ricuh beberapa hari lalu di wilayah tersebut.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 31 Agustus 2019  |  07:36 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo. - Bisnis/Sholahuddi Al Ayubbi
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo. - Bisnis/Sholahuddi Al Ayubbi

Bisnis.com, JAKARTA - Polri mengungkapkan Kantor Mapolsek Jayapura telah dibakar warga ketika terjadi aksi ricuh beberapa hari lalu di wilayah tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa massa aksi tidak hanya membakar dan merusak kantor Mapolsek Jayapura,  juga beberapa SPBU, fasilitas umum, rumah hingga kendaraan dinas TNI-Polri.

"Beberapa yang dirusak massa di antaranya adalah Kantor Polisi, SPBU, fasilitas umum, rumah hingga kendaraan dinas aparat. Semuanya di rusak," tutur Dedi, Sabtu (31/8/2019).

Menurut Dedi, sampai saat ini pihak Kepolisian setempat masih melakukan pengecekan terkait ada atau tidaknya korban selama aksi masyarakat Jayapura itu berlangsung beberapa hari lalu. Namun, Dedi memprediksi aksi tersebut tidak akan menimbulkan korban jiwa, kendati massa aksi yang hadir melakukan pengrusakan sejumlah tempat.

"Masih kami cek ulang, ada korban atau tidak. Tapi sejauh pengetahuan saya, belum ada korban ya," katanya.

Dedi mengungkapkan situasi di wilayah Jayapura kini sudah mulai kondusif, karena TNI-Polri tengah mengirimkan tambahan personil untuk berjaga-jaga jika muncul aksi susulan.

"Situasi sampai saat ini kondusif," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri papua jayapura
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top