Kondisi Papua Memanas, Moeldoko Sebut Pemerintah Tak Ingin Gegabah

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyebut pemerintah tidak akan bertindak gegabah dalam mengatasi situasi Papua saat ini.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  19:09 WIB
Kondisi Papua Memanas, Moeldoko Sebut Pemerintah Tak Ingin Gegabah
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Kepala Staf Presiden Moeldoko bersiap memberikan keterangan pers terkait penembakan pekerja Trans Papua oleh kelompok kriminal bersenjata, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyebut pemerintah tidak akan bertindak gegabah dalam mengatasi situasi Papua saat ini.

"Begini, kalau kita itu bermain di batas psikologi. Jadi kita juga harus ukur dengan baik. Kita juga gak boleh emosional," katanya di KSP Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Jika larut dalam emosi, dia mengungkapkan tindakan yang dilakukan tidak akan terukur dan terkontrol. Sebaliknya, tujuan para provokator tersebut menginginkan ada kerusuhan dan korban.

Komentar itu merespons demo yang terjadi pada Rabu (28/8/2019) di depan Istana Merdeka. Sejumlah massa terlihat mengibarkan bendera bintang kejora.

Sementara itu, terkait kerusuhan di Deiyai, Papua, Moeldoko menjelaskan jumlah korban sebanyak 3 orang yakni 2 dari Polri dan 1 TNI.

"Tapi beritanya sudah sampai di Reuters, 6 masyarakat sipil diberondong oleh aparat keamanan. Ini memang ada upaya masih pembentukan opini di luar yang dilakukan. Dan konfirmasi kebenarannya masih belum jelas," ujarnya.

Khusus untuk korban dari warga sipil, dia mengaku belum mendapat laporan terbaru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua, moeldoko

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top