Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengibaran Bendera Merah Putih di Papua, TNI-Polri Tidak Tambah Personel

Polri dan TNI tidak akan menambah jumlah personel untuk mengamankan upacara pengibaran dan penurunan bendera merah-putih di wilayah Papua.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  17:58 WIB
Ilustrasi-Aksi pemasangan seribu bendera Merah Putih - Antara
Ilustrasi-Aksi pemasangan seribu bendera Merah Putih - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Polri dan TNI tidak akan menambah jumlah personel untuk mengamankan upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah-Putih di wilayah Papua.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan saat ini jumlah anggota TNI-Polri yang ditugaskan untuk mengamankan HUT Kemerdekaan Ke-74  RI dinilai sudah cukup untuk mengantisipasi segala macam ancaman teror, baik dari teroris maupun dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Dedi menjelaskan anggota TNI dan Polri yang berjaga di wilayah Papua siap mengamankan wilayah tersebut agar proses pengibaran hingga penurunan bendera Merah Putih berjalan lancar.

"Untuk wilayah Papua, kondisi TNI-Polri yang ada di sana sudah cukup untuk mengendalikan keamanan di Papua," tutur Dedi, Jumat (16/8/2019).

Dedi berharap tidak ada ancaman teror pada saat proses pengibaran maupun penurunan bendera Merah Putih di wilayah Papua. Menurutnya, TNI dan Polri tetap akan mengamankan seluruh lokasi pengibaran bendera Merah Putih di wilayah itu.

"Kami akan mengantisipasi adanya kemungkinan terburuk termasuk ancaman terorisme dan juga serangan lain. Kami antisipasi maksimal," kata Dedi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua bendera
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top