5 Terpopuler Nasional, Anies Baswedan Curhat Sulitnya Tidak Punya Wakil Gubernur dan Megawati 'Pamerkan' Ahok di Kongres V PDIP

Anies Baswedan yang curhat sulitnya tidak punya wakil gubernur saat memimpin DKI Jakarta menjadi berita terpopuler di kanal Nasional Bisnis.com, Jumat (9/8/2019).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 09 Agustus 2019  |  18:43 WIB
5 Terpopuler Nasional, Anies Baswedan Curhat Sulitnya Tidak Punya Wakil Gubernur dan Megawati 'Pamerkan' Ahok di Kongres V PDIP
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Antara

1. Ini Curhat Gubernur Anies, Sulitnya Tidak Punya Wakil

Pada 9 Agustus 2018, Sandiaga Uno meninggalkan posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk maju sebagai Calon Wakil Presiden RI bersama Prabowo Subianto.

Dampaknya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seorang diri dalam mengelola kota. Bagaimana tantangan yang dihadapi Anies?

Baca selengkapnya di sini.

2. Peluang Maju di Pilpres 2024, Elite Gerindra: Pak Prabowo Tidak Ada Lawan

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengindikasikan Prabowo Subianto akan kembali maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2024 meski pembicaraan kontestasi politik tersebut dinilai masih terlalu dini untuk saat ini.

Pernyataan itu disampaikan Riza ketika ditanya terkait pidato Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang dalam pidatonya di Kongres PDIP di Bali sambil bercanda mendorong Prabowo untuk kembali maju dalam Pilpres 2024.

Baca selengkapnya di sini.

3. Tiada Ampun, PDIP Pecat Nyoman Dhamantra

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersikap tegas dengan memecat I Nyoman Dhamantra dari keanggotaan partai, setelah yang bersangkutan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus rasuah.

“Kalau terkait dengan korupsi, OTT, sikap PDI Perjuangan sangat jelas, kami akan memberikan sanksi pemecatan, tidak ada ampun,” kata politisi PDIP Hasto Kristiyanto, di sela Kongres V PDIP di Denpasar, Bali, Kamis (8/8) malam.

Baca selengkapnya di sini.

4. Pengamat Politik Sebut Megawati Sentil Prabowo Soal Isu Pancasila

Pengamat politik M Qodari mengatakan Kongres V PDI Perjuangan dimajukan karena adanya persoalan krusial yakni ancaman disintegrasi bangsa yang harus ditangani secara tegas.

“Ancaman disintegrasi perlu segera ditangani dan ini menjadi kepedulian Megawati [Ketua Umum PDI Perjuangan],” katanya, Kamis (8/8/2019).

Baca selengkapnya di sini.

5. Namanya Disebut Megawati di Kongres V PDIP, Apa Keistimewaan Ahok?

Sesaat sebelum acara pembukaan Kongres Nasional V PDI Perjuangan (PDIP) di ruangan itu dimulai, teriakan nama panggilan Basuki Tjahaja Purnama itu terdengar jelas. Bukan tanpa alasan nama eks Gubernur DKI Jakarta itu diteriakkan.

Ahok memang hadir di Pembukaan Kongres V PDIP. Statusnya sebagai kader PDIP sejak awal 2019, membuat Ahok wajar datang ke forum musyawarah tertinggi di partainya.

Kehadiran Ahok di Kongres V PDIP juga sudah dikonfirmasi sebelum acara dimulai oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP periode 2015-2020 Hasto Kristiyanto.

Baca selengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
korupsi, bali, megawati, pdip, ahok, pilpres, pancasila, anies baswedan, Pilpres 2019

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top