Filmkan Mitos Kucing Bisa Bangkitkan Orang Meninggal, Pelajar SMA dari Cilegon Raih Beasiswa Viu Shorts!

Pelajar kelas XI SMAN 2 KS Cilegon, Jawa Barat bernama Merina Wahyuni Aprilia, 16, menjadi penerima beasiswa Viu Shorts!
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  20:49 WIB
Filmkan Mitos Kucing Bisa Bangkitkan Orang Meninggal, Pelajar SMA dari Cilegon Raih Beasiswa Viu Shorts!
Konferensi pers pengumuman pemenang beasiswa Viu Shorts!, di Jakarta, Rabu (17/7/2019) - Bisnis/Eva Rianti

Bisnis.com, JAKARTA – Layanan streaming hiburan Viu Indonesia mengumumkan penerima beasiswa Viu Shorts!, sebuah program yang mendorong produksi film pendek legenda lokal dari para sineas muda.  

Pelajar kelas XI SMAN 2 KS Cilegon, Jawa Barat bernama Merina Wahyuni Aprilia, 16, menjadi penerima beasiswa tersebut.

Merina adalah pemimpin produksi dari film pendek Viu Original Mitos Cilegon ‘Kelangkahan’, sebuah film pendek tentang mitos atau kepercayaan atas kekuatan seekor kucing dalam membangkitkan orang yang sudah meninggal. 

Viu Original Mitos Cilegon ‘Kelangkahan’ adalah satu dari 17 film pendek yang diproduksi dari kegiatan Viu Shorts! periode 2018-2019.

“Saya sangat senang terpilih sebagai penerima beasiswa Viu Shorts! Terlibat dalam Viu Shorts! dan mendapat bimbingan dari para profesional dalam membuat film pendek sudah menjadi berkah bagi saya. Viu benar-benar percaya dalam mendukung bakat muda dan memberi mereka peluang global,” ujar Merina.

Merina menerima beasiswa untuk melanjutkan studi sinematografi di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) selama empat tahun dan mendapat kesempatan untuk bekerja bersama tim Viu Original Indonesia.

Country Manager Viu Indonesia Varun Mehta mengungkapkan bahwa Viu Shorts! adalah bukti komitmen Viu bagi para pencinta konten Indonesia dan cerita lokal.

Dalam waktu kurang dari satu bulan, film Viu Shorts! telah menduduki peringkat kedua konten Indonesia yang paling banyak ditonton di Viu. Menurutnya, ini membuktikan bahwa tema ‘Mitos’ yang dipilih untuk Viu Shorts! 2018—2019 memiliki daya tarik yang kuat.

“Harapan saya, generasi muda masuk ke industri perfilman, dan digital akan menyampaikan cerita mereka ke seluruh dunia. Generasi Indonesia harus jadi produktif. Rencana selanjutnya, semoga program ini bisa berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (17/7/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Bekarya!Indonesia yang juga merupakan ketua tim panel, Ilham Habibie mengatakan bahwa Viu Shorts! 2018—2019 dinilai melebihi harapan.

Indonesia, terangnya, merupakan negara yang penuh dengan potensi kreatif luar biasa, sangat menarik untuk menunjukkan bakat dan budaya Indoensia melalui Viu sebagai platform global.

“Dengan akses nyata di jalur pendidikan, teknologi, distribusi internasional, dan promosi, kita akan bisa mencapai tujuan utama, yaitu mencapai pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Jadi, adalah upaya kami bersama, sebagai bangsa Indonesia, untuk bersatu dan berkolaborasi melanjutkan perjalanan sukses Viu Shorts!” ungkapnya.  

Pemilihan pemenang beasiswa Viu Shorts! didasarkan pada penilaian keunikan dan kesegaran ide cerita, kearifan lokal yang terkandung dalam film, kualitas penceritaan, sinematografi, standar kualitas, dan kekuatan daya tarik internasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top