Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Facebook Tak Akan Luncurkan Libra Sebelum Regulator Setuju

Facebook Inc. tidak akan meluncurkan Libra, cryptocurrency kontroversial yang dikembangkan dengna sejumlah mitra, hingga kekhawatiran regulator sepenuhnya hilang, menurut pimpinan pada proyek tersebut.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 16 Juli 2019  |  09:15 WIB
Logo Facebook dalam 3 dimensi - Reuters
Logo Facebook dalam 3 dimensi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Facebook Inc. tidak akan meluncurkan Libra, cryptocurrency kontroversial yang dikembangkan dengna sejumlah mitra, hingga kekhawatiran regulator sepenuhnya hilang, menurut pimpinan pada proyek tersebut.

David Marcus, yang akan tampil di hadapan anggota kedua majelis AS untuk membahas proyek minggu ini, mengatakan Facebook juga akan mendapatkan persetujuan yang sesuai sebelum meluncurkan Libra.

Dalam teks yang disiapkan untuk sidang 16 Juli di hadapan Komite Perbankan Senat, cryptocurrency ini tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan mata uang nasional negara dan tidak akan mengganggu kebijakan moneter bank sentral.

"Waktu antara sekarang dan peluncuran dirancang sebagai proses yang terbuka dan tunduk pada pengawasan dan tinjauan peraturan,” ungkapnya, seperti dikutip Bloomberg.

“Kami tahu kami perlu meluangkan waktu untuk melakukan ini dengan benar. Dan saya ingin menjadi jelas: Facebook tidak akan menawarkan mata uang digital Libra sampai kami sepenuhnya menangani masalah regulasi dan menerima persetujuan yang sesuai," lanjutnya.

Meski begitu, Facebook mengatakan akan menargetkan peluncuran Libra tahun depan. Proyek ini telah menarik perhatian dan kritik dari anggota parlemen, Gubernur Federal Reserve Jerome Powell hingga Presiden Donald Trump.

Meskipun belum ada detail yang cukup, Facebook dan mitranya mengatakan Libra akan dibangun di atas infrastruktur Blockchain yang baru dan akan didukung oleh aset cadangan deposito bank dan sekuritas pemerintah jangka pendek.

Setelah sidang Komite Perbankan Senat pada hari Selasa, Marcus dijadwalkan untuk bersaksi pada hari berikutnya di depan Komite Jasa Keuangan DPR. Ketua komite Maxine Waters sebelumnya menyerukan moratorium proyek tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook cryptocurrency
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top