Pemerintah Dukung Perusahaan Indonesia Ekspansi di Afrika

Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur yang memandu acara mengatakan bahwa Indonesia terus meningkatkan dan memperkuat kehadiran di Afrika terutama melalui diplomasi ekonomi sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 13 Juli 2019  |  17:39 WIB
Pemerintah Dukung Perusahaan Indonesia Ekspansi di Afrika
diskusi antara Direktur Afrika, Kementerian Luar Negeri Daniel Tumpal S. Simanjuntak dengan sejumlah pimpinan perusahaan Indonesia di Ethiopia serta masyarakat Indonesia di Addis Ababa, bertempat di KBRI Addis Ababa, Jumat (12/7/2019) malam. - KBRI Addis Ababa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah mendukung perusahaan di Indonesia untuk melakukan ekspansi atau mengembangkan usahanya di negara-negara Afrika termasuk Ethiopia.

Keberadaan Perwakilan RI di luar negeri berperan dalam mencarikan jalan dan memberikan perlindungan kepada perusahaan-perusahaan Indonesia untuk memajukan bisnisnya.

Hal itu mengemuka dalam diskusi antara Direktur Afrika, Kementerian Luar Negeri Daniel Tumpal S. Simanjuntak dengan sejumlah pimpinan perusahaan Indonesia di Ethiopia serta masyarakat Indonesia di Addis Ababa, bertempat di KBRI Addis Ababa, Jumat  (12/7/2019) malam.

Hadir dalam diskusi tersebut antara lain Deputi General Manager PT Indofood Ethiopia Adrianto Yuliar Salam, General Manager Peace Success Industry Plc sister company PT Sinar Antjol Taryat Suratman, dan Country and Business Controller H&M Ethiopia Arwin Ludiansyah.

Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur yang memandu acara mengatakan bahwa Indonesia terus meningkatkan dan memperkuat kehadiran di Afrika terutama melalui diplomasi ekonomi sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo.

"Menlu Retno Marsudi juga telah menekankan agar diplomasi ekonomi Indonesia harus memberikan hasil yang konkrit dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan bangsa dan negara kita”, kata Dubes Al Busyra Basnur.

Menyinggung hubungan dan kerjasama ekonomi Indonesia dengan Ethiopia, Direktur Daniel Tumpal mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang dan potensi yang besar dalam meningkatkan kerjasama bilateral dengan Ethiopia.

Hal ini mengingat pertumbuhan ekonomi Ethiopia tertinggi di kawasan dengan jumlah penduduk kedua terbesar di Afrika, yaitu 108 juta, adanya penerbangan langsung Ethiopia Airlines yang menghubungkan Addis Ababa-Jakarta, Ethiopia adalah hub konektivitas udara di Afrika Sub Sahara, adanya markas Uni Afrika dan sejumlah kantor organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Addis Ababa serta banyaknya perusahaan Indonesia yang berinvestasi di Ethiopia.

Saat ini terdapat lima perusahaan Indonesia yang berinvestasi di Ethiopia, yaitu PT Sinar Antjol, PT Indofood, PT Bukit Perak, PT Busana Apparels Group, dan PT Sumber Bintang Rejeki.

Pada diskusi tersebut Adrianto Yuliar Salam dan Taryat Suratman menyampaikan penghargaan atas perhatian yang semakin besar diberikan pemerintah kepada perusahaan-perusahaan Indonesia yang berinvestasi ke luar negeri seperti di Afrika.

Kiprah investasi perusahaan Indonesia ke luar negeri membuktikan bahwa Indonesia dapat menjadi pemain ekonomi penting di Afrika, memberikan multiplier effect yang besar secara ekonomi kepada Indonesia dalam hal pengembangan sumber daya manusia, peningkatan pendapatan negara, perluasan pangsa pasar Indonesia, dan penguatan brand perusahaan Indonesia.

Direktur Daniel Tumpal berada di Addis Ababa dalam rangka kunjungan konsultasi ke markas Uni Afrika dan beberapa lembaga lainnya di Addis Ababa dalam rangka keanggotaan tidak tetap Indonesia di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
investasi, ethiopia

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top